MEDIARAYA.ID - Polres Kebumen menangani dugaan tindak kekerasan terhadap seorang siswa di salah satu SMK swasta di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Kasus tersebut mencuat setelah rekaman video yang memperlihatkan seorang siswa berseragam pramuka diduga menjadi korban kekerasan beredar di media sosial.
Dalam video yang beredar, seorang pelajar lain tampak tidak mengenakan baju dan diduga mengajak korban berkelahi di area lahan kosong di belakang sekolah.
Baca Juga: Dasco Tegaskan Keselamatan Warga Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT
Polisi telah mengambil langkah penyelidikan setelah menerima laporan terkait dugaan perundungan tersebut.
Korban, pelapor, dan seorang saksi juga telah dimintai keterangan.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kebumen telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Baca Juga: Gempa NTT Tewaskan 38 Orang, Sekitar 2000 Warga Terpaksa Mengungsi
"Polres Kebumen telah melakukan langkah-langkah penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut," kata Putu dalam keterangannya, Minggu, 16 Agustus 2026.
Terjadi Saat Kegiatan Belajar Mengajar
Berdasarkan informasi kepolisian, dugaan kekerasan tersebut terjadi pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Lokasi kejadian berada di area belakang sebuah SMK di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen.
Baca Juga: Prabowo Bergerak Cepat! 50.000 Paket Sembako Dikirim untuk Korban Gempa NTT
Terduga pelaku yang masih berstatus pelajar dan berusia di bawah umur kemudian dibawa ke Polres Kebumen untuk menjalani pemeriksaan.