Setelah diamankan, MR kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan dan diminta menunjukkan lokasi yang diduga berkaitan dengan penyimpanan narkotika di Kampung Bahari.
Loyalis MR Diduga Melawan Petugas
Saat petugas melakukan pengembangan di Kampung Bahari, sejumlah orang yang diduga loyalis MR memberikan perlawanan.
Menurut Roy, mereka melemparkan mercon dan petasan ke arah aparat sehingga petugas melakukan tindakan untuk memukul mundur kelompok tersebut.
Baca Juga: MBG 94 Siswa di Karanganyar Batal Dibagikan, Kepala SPPG Muntah Usai Cicip Ayam Rempah
“Kemudian ada perlawanan dari mereka, pakai mercon dan petasan, baru kita pukul mundur.”
Dalam peristiwa itu, seorang anggota polisi mengalami luka pada bagian bawah mata.
Uang Tunai Dan Aset Puluhan Miliar Diamankan
Baca Juga: Sawah Warga Kekeringan, Polres Bulukumba Turunkan Water Cannon Bantu Petani di Ujung Loe
Selain menangkap MR dan sejumlah orang yang diduga terkait jaringan tersebut, petugas juga mengamankan berbagai barang bukti.
BNN menyebut uang tunai sekitar Rp1,27 miliar turut diamankan. Selain itu, aset yang tengah dihitung dalam pengembangan perkara disebut mencapai hampir Rp39,9 miliar.
Barang bukti lainnya yang diamankan antara lain dua sepeda motor, dua mobil, serta lima telepon seluler.
Baca Juga: Bulog Bulukumba Salurkan 1.661 Ton Beras Untuk 55.369 Penerima Manfaat
Petugas juga menyita narkotika jenis ganja atau gorila serta sejumlah benda yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, termasuk senjata api, senjata tajam jenis samurai, peluru, dan petasan.
Operasi Masih Berlangsung