Menurut dia, Indonesia sebelumnya juga telah melakukan ekspor beras ke sejumlah negara, termasuk Palestina dan Mesir.
Kini, Malaysia menjadi salah satu pasar baru yang kembali dibuka.
Baca Juga: Bukan Sekedar Bundaran, Ini Cerita Di Balik Ikon Pinisi Yang Jadi Kebanggaan Bulukumba
Pengiriman Perdana 1.000 Ton Menuju Sarawak
Dari total potensi ekspor 200.000 ton, pengiriman perdana sebanyak 1.000 ton beras premium akan diarahkan ke Sarawak, Malaysia.
Pengiriman tersebut rencananya menggunakan jalur perbatasan Entikong, Kalimantan Barat, sebagai titik masuk pertama menuju Sarawak.
General Manager Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd, Jumaat bin Ibrahim, mengatakan pengiriman perdana tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga menjadi bagian dari strategi promosi beras Indonesia di Malaysia.
Baca Juga: Kronologi Siswa SMK di Kebumen Diduga Dibully: Diseret Saat Antre MBG hingga Berujung Laporan Polisi
“1.000 ton yang pertama itu sebagai langkah promosi kita untuk mempromosikan beras-beras Indonesia ke Sarawak dan Malaysia,” kata Jumaat.
Langkah tersebut sekaligus membuka peluang bagi beras Indonesia untuk memperluas pasar di kawasan Asia Tenggara.
Kebutuhan Beras Malaysia Capai 1,7 Juta Ton
Menurut Amran, kebutuhan beras di Sarawak mencapai sekitar 200.000 ton per tahun.
Baca Juga: Dasco Tegaskan Keselamatan Warga Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT
Sementara kebutuhan beras Malaysia secara nasional berada di kisaran 1,5 juta hingga 1,7 juta ton per tahun.
Besarnya kebutuhan tersebut membuat kerja sama Indonesia-Malaysia berpotensi berkembang apabila pengiriman awal berjalan sesuai rencana.
Artikel Terkait
Umy Asyiatun Hadiri Pengukuhan 72 Paskibraka Bulukumba, Titip Pesan Soal Disiplin dan Nasionalisme
Gerak Jalan Indah HUT ke-81 RI di Bulukumba, 100 Personel Polres Turun Amankan Rute
Prabowo Bergerak Cepat! 50.000 Paket Sembako Dikirim untuk Korban Gempa NTT
Gempa NTT Tewaskan 38 Orang, Sekitar 2000 Warga Terpaksa Mengungsi
Dasco Tegaskan Keselamatan Warga Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT
Kronologi Siswa SMK di Kebumen Diduga Dibully: Diseret Saat Antre MBG hingga Berujung Laporan Polisi
Bukan Sekedar Bundaran, Ini Cerita Di Balik Ikon Pinisi Yang Jadi Kebanggaan Bulukumba
Intan Ali Saleng Turun Langsung Pimpin Barisan DWP Bulukumba, Semarakkan HUT ke-81 RI
Gempa NTT Tewaskan 47 Orang, Ternyata Ini 10 Gempa Dahsyat yang Pernah Terjadi di Flores dan Alor
BRI Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa M 7,7 di Flores NTT