MEDIARAYA.ID - Komisi II DPRD Bulukumba melanjutkan Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Jumat (14/8/2026).
Pelaksanaan hari kedua rapat kerja dihadiri OPD Mitra Komisi II, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dan Badan Pendapatan Daerah dan berlangsung alot.
Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah skema penganggaran melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), khususnya terkait bantuan sarana produksi bagi masyarakat.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Bulukumba, Kaspul BJ, melayangkan kritik terhadap tidak lagi terakomodasinya sejumlah nomenklatur pengadaan bantuan langsung pada beberapa dinas teknis.
Menurut Kaspul, kondisi tersebut ditemukan antara lain pada sektor pertanian serta koperasi, usaha kecil dan menengah (UKM), dan ketenagakerjaan.
Bantuan Bibit, Pupuk Hingga Alsintan Disoroti
Kaspul BJ menyoroti hilangnya rincian belanja bantuan fisik dalam aplikasi SIPD, seperti pengadaan bibit, pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta peralatan kerja bagi pelaku UMKM.
Baca Juga: DPRD Bulukumba Ikuti Pidato Kenegaraan Prabowo, Bahas Arah APBN 2027
Ia menilai persoalan tersebut tidak boleh hanya dilihat sebagai kendala administratif, karena dapat berpengaruh terhadap pelaksanaan program pembangunan yang menyentuh langsung masyarakat.
"Sektor pertanian dan UMKM adalah tulang punggung ekonomi Bulukumba yang masuk dalam visi-misi unggulan Bupati. Jika bantuan berupa bibit, pupuk, alsintan, dan peralatan usaha UMKM ditiadakan hanya karena alasan teknis aplikasi, maka bagaimana mungkin program prioritas RPJMD bisa direalisasikan?" tegas Kaspul.
Menurutnya, sektor pertanian dan UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja.
Ia khawatir pembatasan penganggaran tersebut dapat menghambat upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Artikel Terkait
Empat Legislator DPRD Bulukumba Masuk Pengurus PMI, Siap Perkuat Misi Kemanusiaan
DPRD Bulukumba Jadi Rujukan DPRD Maros, Diskusi Pengawasan Pemerintahan Berlangsung Hangat
DPRD Bulukumba Mulai Bahas KUA APBD 2027, Fokus Sinkronkan Arah Kebijakan Dan Prioritas Pembangunan
Banggar DPRD Bulukumba Gandeng BPS Dan OPD Bedah Proyeksi Pendapatan APBD 2027
Agenda DPRD Bulukumba Dirombak, Bamus Bahas Penyesuaian Jadwal Kegiatan
DPRD Bulukumba Gandeng BPIP Bahas Ranperda Pemerintahan Desa, Ini Yang Jadi Sorotan
Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Khadijah Hadiri HAN ke-42
Tiga Komisi DPRD Bulukumba Serentak Bahas PPAS APBD 2027 Bersama OPD
Komisi IV DPRD Bulukumba Mulai Bahas Arah Anggaran APBD 2027, Ini OPD yang Hadir
DPRD Bulukumba Ikuti Pidato Kenegaraan Prabowo, Bahas Arah APBN 2027