nasional

Indonesia Kembali Ekspor Beras, 200.000 Ton Premium Diboyong ke Malaysia

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:08 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat memberikan keterangan terkait ekspor beras Indonesia ke Malaysia. (1st)

Menurut dia, Indonesia sebelumnya juga telah melakukan ekspor beras ke sejumlah negara, termasuk Palestina dan Mesir.

Kini, Malaysia menjadi salah satu pasar baru yang kembali dibuka.

Baca Juga: Bukan Sekedar Bundaran, Ini Cerita Di Balik Ikon Pinisi Yang Jadi Kebanggaan Bulukumba

Pengiriman Perdana 1.000 Ton Menuju Sarawak

Dari total potensi ekspor 200.000 ton, pengiriman perdana sebanyak 1.000 ton beras premium akan diarahkan ke Sarawak, Malaysia.

Pengiriman tersebut rencananya menggunakan jalur perbatasan Entikong, Kalimantan Barat, sebagai titik masuk pertama menuju Sarawak.

General Manager Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd, Jumaat bin Ibrahim, mengatakan pengiriman perdana tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga menjadi bagian dari strategi promosi beras Indonesia di Malaysia.

Baca Juga: Kronologi Siswa SMK di Kebumen Diduga Dibully: Diseret Saat Antre MBG hingga Berujung Laporan Polisi

“1.000 ton yang pertama itu sebagai langkah promosi kita untuk mempromosikan beras-beras Indonesia ke Sarawak dan Malaysia,” kata Jumaat.

Langkah tersebut sekaligus membuka peluang bagi beras Indonesia untuk memperluas pasar di kawasan Asia Tenggara.

Kebutuhan Beras Malaysia Capai 1,7 Juta Ton

Menurut Amran, kebutuhan beras di Sarawak mencapai sekitar 200.000 ton per tahun.

Baca Juga: Dasco Tegaskan Keselamatan Warga Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT

Sementara kebutuhan beras Malaysia secara nasional berada di kisaran 1,5 juta hingga 1,7 juta ton per tahun.

Besarnya kebutuhan tersebut membuat kerja sama Indonesia-Malaysia berpotensi berkembang apabila pengiriman awal berjalan sesuai rencana.

Halaman:

Tags

Terkini