9. Gempa Alor Timur, 1989 — M 6,4
Pada 15 Juli 1989, wilayah Alor Timur kembali dilanda gempa berkekuatan sekitar M 6,4.
Gempa tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah dan fasilitas umum di wilayah terdampak.
Baca Juga: DPRD Bulukumba Ikuti Pidato Kenegaraan Prabowo, Bahas Arah APBN 2027
10. Gempa Kupang, 1975 — M 6,1
Pada 30 Juli 1975, gempa berkekuatan sekitar M 6,1 mengguncang wilayah Kupang.
Peristiwa tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi menjadi bagian dari catatan panjang aktivitas kegempaan di NTT.
NTT Dan Ancaman Gempa Yang Belum Berakhir
Rangkaian sejarah tersebut menunjukkan bahwa ancaman gempa di NTT bukan fenomena baru.
BMKG menjelaskan NTT berada di kawasan tektonik aktif.
Di bagian utara terdapat sejumlah sumber gempa seperti Sesar Naik Flores dan Sesar Naik Sawu, sedangkan bagian selatan dipengaruhi zona megathrust serta sistem sesar dan lipatan Timor.
Baca Juga: Polres Bulukumba Tingkatkan Patroli Malam, Sasar Permukiman dan Objek Vital di Ujung Bulu
Karena itu, gempa M 7,7 pada Agustus 2026 tidak semata menjadi tragedi hari ini, tetapi juga pengingat penting mengenai kesiapsiagaan bencana.
Di tengah suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, doa dan solidaritas masyarakat untuk NTT menjadi bagian penting dari upaya bersama menghadapi bencana.