Kementerian Perhubungan juga melakukan pemantauan terhadap unit pelayanan navigasi yang terdampak.
NTT Memiliki Sejarah Panjang Gempa Merusak
Gempa M 7,7 pada 2026 bukanlah kejadian pertama yang menunjukkan tingginya aktivitas kegempaan di NTT.
Baca Juga: Umy Asyiatun Hadiri Pengukuhan 72 Paskibraka Bulukumba, Titip Pesan Soal Disiplin dan Nasionalisme
Catatan BMKG menunjukkan kawasan NTT dan sekitarnya telah berulang kali mengalami gempa kuat yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan bangunan, hingga tsunami.
Berikut sejumlah gempa besar dan merusak yang tercatat dalam beberapa dekade terakhir, dari yang terbaru hingga terlama.
1. Gempa Nagekeo, 2026 — M 7,7
Pada 15 Agustus 2026, gempa M 7,7 mengguncang wilayah Flores. Episenternya berada di laut sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.
Baca Juga: Dikukuhkan Andi Utta, 72 Paskibra Bulukumba Siap Tampil dengan Formasi Angka 81
Gempa ini menimbulkan kerusakan luas dan sedikitnya 47 orang meninggal dunia.
Ribuan warga kemudian mengungsi untuk menghindari risiko gempa susulan.
2. Gempa Nagekeo, 2024 — M 5,6
Pada 25 Januari 2024, wilayah Kabupaten Nagekeo juga diguncang gempa berkekuatan M 5,6.
Baca Juga: Jalan Santai HUT ke-81 RI di Bonto Tangnga Bulukumba Diikuti Ratusan Peserta
Gempa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi dilaporkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah dan fasilitas umum.