BNPB dalam pembaruan terbarunya menyebut lebih dari 5.000 jiwa masih bertahan di pengungsian.
Baca Juga: Dasco Tegaskan Keselamatan Warga Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT
Data jumlah pengungsi juga terus berubah seiring proses pendataan di lapangan.
Gempa utama juga diikuti aktivitas gempa susulan.
BMKG mencatat ratusan gempa susulan setelah kejadian utama, dengan magnitudo yang mencapai lebih dari 6.
Baca Juga: Gempa NTT Tewaskan 38 Orang, Sekitar 2000 Warga Terpaksa Mengungsi
Kondisi tersebut membuat masyarakat di wilayah terdampak diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, terutama ketika terjadi gempa susulan.
Lima Bandara Ikut Terdampak
Dampak gempa juga dirasakan sektor transportasi udara.
Sejumlah fasilitas bandar udara di NTT dilaporkan mengalami kerusakan.
Baca Juga: Prabowo Bergerak Cepat! 50.000 Paket Sembako Dikirim untuk Korban Gempa NTT
Lima bandara yang terdampak yakni Bandar Udara Komodo-Labuan Bajo, H. Hasan Aroeboesman-Ende, Umbu Mehang Kunda-Waingapu, Frans Sales Lega-Ruteng, dan Soa-Bajawa.
Kerusakan yang dilaporkan antara lain berupa retakan dan kerusakan pada bangunan terminal, gedung administrasi, gedung PKP-PK, serta fasilitas pendukung lainnya.
Meski demikian, personel penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di lokasi terdampak dilaporkan selamat.
Baca Juga: Gerak Jalan Indah HUT ke-81 RI di Bulukumba, 100 Personel Polres Turun Amankan Rute