• Rabu, 19 Agustus 2026

Dua Hari Tak Masuk Kerja, Pria di Batang Ditemukan Meninggal di Rumah

Photo Author
Andi Fendy, Mediaraya.id
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:24 WIB
Pria di Desa Luwung Banyuputih Batang ditemukan meninggal di rumah setelah dua hari tidak masuk kerja
Pria di Desa Luwung Banyuputih Batang ditemukan meninggal di rumah setelah dua hari tidak masuk kerja

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Limpung bersama Tim Inafis Polresta Batang mendatangi lokasi kejadian.

Petugas kemudian mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Baca Juga: 42 Mahasiswa STAI Al Bayan Makassar Jalani Munaqasyah, Kopertais: Layak Beralih Jadi Institut

Tim medis dari Puskesmas Banyuputih juga datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang mengarah pada dugaan tindak pidana.

Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pemeriksaan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab kematian korban.

Baca Juga: Remaja 16 Tahun Asal Brebes Tewas Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet, Begini Kronologinya

“Petugas telah melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, pengamanan barang bukti hingga meminta pemeriksaan medis. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi kekerasan yang mengarah pada keterlibatan pihak lain,” ujar Warsono.

Jenazah Diserahkan Kepada Keluarga

Setelah proses olah TKP dan pemeriksaan medis selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Jenazah selanjutnya akan dimakamkan oleh keluarga sesuai ketentuan dan tata cara yang berlaku.

Baca Juga: Kebakaran Besar di Pangkalan PO Sinar Jaya Cikarang, 50 Bus Hangus Terbakar

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan foto maupun video korban melalui media sosial.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap privasi korban serta keluarga yang tengah menghadapi musibah.

“Kami mengajak masyarakat untuk menghormati privasi dan kondisi keluarga yang ditinggalkan. Hindari menyebarluaskan dokumentasi korban maupun informasi yang belum terverifikasi,” tegas Warsono.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andi Fendy

Sumber: pojokbaca.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X