daerah

Air Payau Jadi Masalah Warga Punaga, UMI Hadirkan Alat Desalinasi Berkapasitas 250 Liter per Hari

Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:38 WIB
Dosen UMI dan Politeknik Muhammadiyah Makassar memperkenalkan alat desalinasi sederhana kepada warga pesisir Desa Punaga, Takalar (1st)

Empat Tahapan Program

Hingga Agustus 2026, program pengabdian tersebut telah melalui sejumlah tahapan.

Kegiatan diawali dengan pengecekan lokasi dan pengukuran kualitas air dasar, meliputi TDS, pH, dan salinitas.

Baca Juga: Paulina Pobi, Nenek 84 Tahun Selamat Setelah 4 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa NTT

Tim kemudian melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya Kelompok Tani SIPAKATUTU I, dilanjutkan dengan perakitan dan pengenalan alat desalinasi.

Tahap berikutnya berupa pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), manajemen operasional, serta teknik desalinasi sederhana untuk penyediaan air tawar.

Pada Kamis, 25 Juni 2026, warga Desa Punaga mengikuti kegiatan sosialisasi yang digelar tim pengabdian dengan antusias.

Baca Juga: Sukses Kawal Paskibraka HUT ke-81 RI, Kapolres Bulukumba Beri Apresiasi kepada 5 Personel

Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diperkenalkan dengan sistem kerja teknologi sekaligus mekanisme pengelolaan alat yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh kelompok pengelola di tingkat masyarakat.

“Dengan adanya program ini semoga masyarakat dapat terbantu dalam penyediaan air tawar,” ujar salah satu warga peserta sosialisasi.

Target Produksi Air Tawar 250 Liter Per Hari

Dalam program tersebut, alat desalinasi sederhana juga dihibahkan kepada kelompok masyarakat untuk mendukung keberlanjutan pemanfaatannya setelah kegiatan pengabdian selesai.

Baca Juga: BPIH 2027 Naik Rp19 Juta, Tapi Jemaah Haji Cuma Bayar Rp42,9 Juta

Alat tersebut diharapkan mampu menyediakan air tawar dengan kapasitas setidaknya 250 liter per hari, sehingga dapat dimanfaatkan oleh kelompok pengelola dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.

Tim pengabdian juga memberikan sejumlah atribut dan peralatan yang merupakan bagian dari dukungan hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi melalui LPKM UMI.

Halaman:

Tags

Terkini