“Selain menyediakan air tawar, kami mengharapkan agar masyarakat dapat mendapatkan air bersih dan sehat sehingga tingkat kontaminasi air yang tersedia dapat dihilangkan,” ujarnya.
Dengan pendekatan tersebut, program PKM diarahkan bukan hanya untuk menghadirkan teknologi desalinasi, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan air dan kesehatan lingkungan.
Kampus Dan Masyarakat Berkolaborasi
Kepala Desa Punaga menyampaikan apresiasi kepada UMI, Politeknik Muhammadiyah Makassar, dan LPKM UMI atas pelaksanaan program tersebut.
Baca Juga: Kemenkes Bangun RS di Manggarai untuk Korban Gempa NTT, Kapasitas Ditargetkan 100 Tempat Tidur
“Saya Kepala Desa Punaga mengucapkan banyak terima kasih kepada dosen-dosen dari Universitas Muslim Indonesia dan Politeknik Muhammadiyah Makassar, serta Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPKM) telah menghibahkan alat ini guna mendukung dan menyelesaikan masalah kebutuhan air bersih yang terdapat di wilayah Desa Punaga,” ucapnya.
Program ini sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung sebagai fasilitator dan memperoleh pengalaman pembelajaran berbasis masyarakat.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program setelah tahapan pengabdian selesai.
Baca Juga: Viral! Pria Tanpa Busana Serang Pemotor di Lenteng Agung, Dua Pengendara Jadi Korban
Tim pengabdian berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga teknologi pengolahan air dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir Desa Punaga.
Program ini menunjukkan bahwa pengabdian perguruan tinggi tidak hanya berbentuk transfer teknologi, tetapi juga dapat menjadi sarana pemberdayaan, peningkatan kapasitas masyarakat, edukasi kesehatan lingkungan, serta penguatan kemandirian dalam pengelolaan sumber daya air.
Dengan pendampingan dan pengelolaan yang konsisten, teknologi desalinasi sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif untuk membantu masyarakat menghadapi keterbatasan air tawar di wilayah pesisir.***
Artikel Terkait
Cek Kesehatan Gratis Bulukumba Diperkuat, Syahruni Haris Teken Komitmen Bersama
Syekh Ahmad Al Misry Masih di Mesir, Bareskrim Ungkap Kendala Pemulangannya ke Indonesia
Muktamar ke-35 NU Tinggal Sepekan, Venue Pembukaan di Jombang Disiapkan untuk 5.000 Orang
Sumbar Siapkan 5 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT, 700 Kg Sudah Diterbangkan
BPIH 2027 Naik Rp19 Juta, Tapi Jemaah Haji Cuma Bayar Rp42,9 Juta
Sukses Kawal Paskibraka HUT ke-81 RI, Kapolres Bulukumba Beri Apresiasi kepada 5 Personel
Paulina Pobi, Nenek 84 Tahun Selamat Setelah 4 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa NTT
Prabowo Undang Petugas HUT ke-81 RI ke Hambalang, Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
Polres Bulukumba Gelar Binrohtal, Personel Diajak Perkuat Iman dan Berbakti kepada Orang Tua
Diduga Coba Lecehkan Perempuan di Kos, Bripda AS Kini Ditahan Propam Polres Bulukumba