Akses jaringan sempat mengalami gangguan setelah gempa terjadi.
Baca Juga: Semarak HUT ke-81 RI, Murid SD Muhammadiyah Bulukumba Tampil Percaya Diri
Upaya pemulihan terus dilakukan agar komunikasi masyarakat dan koordinasi penanganan bencana dapat kembali berjalan.
Kondisi jaringan menjadi salah satu faktor penting dalam proses evakuasi dan distribusi bantuan, terutama bagi wilayah yang akses jalannya ikut terganggu.
BNPB mengingatkan bahwa data dampak bencana pada hari pertama masih bersifat dinamis dan akan diperbarui berdasarkan hasil asesmen di lapangan.
Baca Juga: Tragis! Ibu dan Dua Anak Tewas Tertimbun Reruntuhan Rumah Akibat Gempa M 7,7 NTT
“Ini adalah hari pertama terjadinya bencana, datanya akan berkembang terus dan nanti akan diberikan informasi kepada rekan-rekan media secara day-to-day, hari per hari,” kata Suharyanto.
BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami
Gempa M 7,7 yang mengguncang NTT juga sempat memicu peringatan dini tsunami dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Peringatan tersebut kemudian dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB.
Baca Juga: Perdana! Senam Kreasi TP PKK Bulukumba Diperlombakan, 30 Peserta Tampil Semarakkan HUT ke-81 RI
BMKG melaporkan adanya gelombang tsunami dengan ketinggian di bawah satu meter di sejumlah wilayah.
Informasi tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan awal pascagempa.
BMKG kemudian menyatakan peringatan dini tsunami yang dipicu gempa pada 15 Agustus 2026 telah berakhir.
Baca Juga: Anggaran Bantuan Petani dan UMKM Hilang di SIPD, Kaspul Desak Pemkab Bulukumba Cari Solusi