Dalam konferensi pers di Jakarta, Suharyanto mengatakan bantuan tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan logistik awal masyarakat di daerah bencana.
“Ini segera kami akan kirimkan untuk membantu kebutuhan logistik awal di daerah bencana,” kata Suharyanto.
Baca Juga: Jalan Santai HUT ke-81 RI di Bonto Tangnga Bulukumba Diikuti Ratusan Peserta
Selain sembako, pemerintah menyiapkan sejumlah kebutuhan dasar lainnya, mulai dari makanan, minuman, air bersih, tenda atau tempat berlindung, genset, hingga berbagai kebutuhan darurat.
Pemerintah juga mengoptimalkan stok logistik yang tersedia di wilayah sekitar lokasi bencana agar bantuan dapat segera menjangkau masyarakat.
Logistik Dari Flores Timur Ikut Digunakan
Kementerian Sosial dan BNPB juga berencana menggeser persediaan logistik dari kabupaten tetangga yang terdampak lebih ringan atau tidak terdampak gempa.
Baca Juga: Gempa M 7,7 Guncang NTT, Pengunjung Hotel Labuan Bajo Berhamburan, Air Laut Sempat Surut
Salah satu sumber logistik berada di Kabupaten Flores Timur.
Di wilayah tersebut masih tersedia sejumlah kebutuhan dasar yang sebelumnya disiapkan sebagai cadangan penanganan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Menurut Suharyanto, stok tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa NTT.
Baca Juga: Semarak HUT ke-81 RI, Murid SD Muhammadiyah Bulukumba Tampil Percaya Diri
“Di gudang masih banyak barang-barang, dan untuk sementara ini akan kita geser ke daerah terdampak bencana gempa bumi,” ujarnya.
Pemanfaatan stok yang sudah tersedia menjadi salah satu langkah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.
38 Orang Meninggal Dunia