MEDIARAYA.ID - Kasus dugaan keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di sejumlah sekolah di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (13/8/2026).
Ratusan siswa dilaporkan mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan makanan yang mereka konsumsi dan kemudian dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah ambulans mengangkut para siswa ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan di wilayah Berastagi dan sekitarnya.
Baca Juga: 21 Bulan Jadi Presiden, Prabowo Klaim Sudah Jalankan 121 Kebijakan Transformatif
Hingga Kamis, jumlah siswa yang mendapat perawatan dilaporkan mencapai ratusan orang.
Namun, angka tersebut mengalami perubahan seiring pendataan yang dilakukan pemerintah daerah.
Data Siswa Yang Diduga Keracunan Bertambah
Baca Juga: Empat Orang Jadi Tersangka Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di The Sounds Project
Kepala Cabang Dinas Wilayah IV, Zulkarnain Barus, sebelumnya menyampaikan terdapat sekitar 269 siswa yang diduga mengalami gejala keracunan hingga Kamis sore.
Jumlah tersebut terdiri atas 204 siswa dari SMAN 1 Berastagi, 25 siswa dari SMA Swasta Bersama, dan 40 siswa dari SMK Swasta Bersama.
“Data ini kemungkinan masih terus bertambah,” ujar Zulkarnain kepada awak media, Kamis (13/8/2026).
Baca Juga: 269 Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Dilarikan ke Rumah Sakit
Dalam perkembangan berikutnya, Dinas Kominfo Kabupaten Karo melaporkan jumlah siswa yang mendapat penanganan mencapai sekitar 289 orang.
Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa proses pendataan dan pemantauan terhadap siswa masih berlangsung.