Baca Juga: Polres Bulukumba Raih 2 Juara I Nasional Di Hari Bhayangkara 2026, Bawa Nama Kajang Ke Jakarta
Sayur Dan Buah Menjadi Simbol Rasa Syukur
Bagi Ajup, sayur dan buah yang dibawa para siswa memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil kebun.
Ia melihatnya sebagai simbol rasa syukur, kasih sayang, kerja keras, serta proses pembentukan karakter anak-anak.
“Ada kasih, kerja keras, dan karakter yang sedang bertumbuh. Mereka mengajarkan bahwa memberi tidak harus menunggu berkelimpahan,” sebut Ajup.
Baca Juga: Viral Rumah MC Tantangan Hafalan Al-Qur’an Digeruduk Massa, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya
Menurutnya, seseorang tetap dapat memberikan manfaat bagi orang lain meskipun memiliki keterbatasan.
“Bahkan dari yang sederhana, kita tetap bisa menjadi berkat,” terang Ajup.
Pesan Tentang Papua Dan Masa Depan
Ajup berharap kisah tersebut dapat membuat lebih banyak orang melihat Papua dari sisi yang lebih luas.
Baca Juga: 11 Kantor Pemkab Puncak Terbakar, Kantor Bupati Hingga DPRK Jadi Sasaran Massa
Papua, menurutnya, tidak semestinya hanya dipandang sebagai wilayah yang memiliki berbagai keterbatasan.
Di balik kesederhanaan masyarakatnya, terdapat potensi alam, budaya, pangan lokal, serta nilai-nilai kehidupan yang patut dihargai.
“Dan dipenuhi orang-orang yang memiliki hati untuk berbagi,” imbuh Ajup.
Baca Juga: Jenazah Sutrimo Dibongkar, Polda Metro Jaya Kerahkan Tim Forensik Ungkap Misteri Kematian