MEDIARAYA.ID - Nur Hidayat, seorang tukang cukur asal Rancabungur, Kabupaten Bogor, akhirnya angkat bicara setelah peristiwa cekcok dengan aparatur kecamatan terkait imbauan pemasangan bendera Merah Putih menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi sorotan publik.
Sebelumnya, Hidayat sempat mempertanyakan makna kemerdekaan Indonesia ketika menerima imbauan kepada masyarakat untuk memasang bendera Merah Putih selama momentum peringatan kemerdekaan.
Persoalan tersebut kemudian berkembang setelah terjadi adu mulut antara Hidayat dan aparatur kecamatan yang saat itu mengajak masyarakat bersama-sama menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
Baca Juga: MBG 94 Siswa di Karanganyar Batal Dibagikan, Kepala SPPG Muntah Usai Cicip Ayam Rempah
Kini, Hidayat memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang dinilai menimbulkan polemik.
Nur Hidayat Minta Maaf
Dalam video klarifikasinya, Hidayat menegaskan bahwa dirinya mengakui adanya ucapan yang keliru dalam peristiwa tersebut.
“Saya menyatakan permohonan maaf atas ucapan saya kemarin,” ungkap Hidayat.
Baca Juga: Sawah Warga Kekeringan, Polres Bulukumba Turunkan Water Cannon Bantu Petani di Ujung Loe
Ia juga menegaskan bahwa Indonesia telah merdeka dan meminta maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang sebelumnya disampaikannya.
“Indonesia itu sudah merdeka, maka saya meminta maaf atas ucapan saya yang salah,” imbuhnya.
Klarifikasi tersebut disampaikan setelah peristiwa yang melibatkan dirinya dengan aparatur kecamatan ramai diperbincangkan di media sosial.
Baca Juga: Bulog Bulukumba Salurkan 1.661 Ton Beras Untuk 55.369 Penerima Manfaat
Bakesbangpol Bogor Akan Minta Penjelasan