Program Ketahanan Pangan Jadi Bagian Pembinaan
Sejak 2025, Pemkab Bulukumba melalui dinas terkait memberikan dukungan berupa bibit unggul, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia pendukung untuk pengembangan program ketahanan pangan di Lapas Kelas IIA Bulukumba.
“Salah satu dukungan yang sangat kami apresiasi adalah perhatian dan dukungan Bapak Bupati Bulukumba terhadap program ketahanan pangan di Lapas Kelas IIA Bulukumba,” kata H. Mansur.
Dukungan tersebut dimanfaatkan untuk mengoptimalkan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Panrita Lopi.
Baca Juga: Cindy Gulla Protes Foto Dipakai Kemenpora untuk Promosi Race: “Aku Nggak Ikut”
Lahan itu sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan dan pengalaman di bidang pertanian.
Mansur berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat berarti dalam menjalankan program pembinaan sekaligus mempersiapkan warga binaan menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana.
Baca Juga: Kocak tapi Sengit! Legislatif Tundukkan Eksekutif 3-1 dalam Sepakbola Sarung
Sebelum acara pemberian remisi, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf bersama jajaran juga mengikuti kegiatan penanaman pohon di lahan SAE Panrita Lopi Lapas Bulukumba.
Kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi pemerintah daerah dan Lapas dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan masa pidana, tetapi juga keterampilan dan kemandirian warga binaan.
Remisi Bukan Sekedar Pengurangan Masa Pidana
Baca Juga: Kaspul BJ: Makna Kemerdekaan Harus Dirasakan Petani, Nelayan hingga Warga Pelosok Bulukumba
H. Mansur menegaskan bahwa remisi tidak semata-mata dimaknai sebagai pengurangan masa pidana.