“Pertama ajang hiburan. Kemudian mengekspresikan kemerdekaan, peran kita sekaligus menjadi tontonan menarik bagi masyarakat,” jelas Syamsir Paro.
Penonton: Seru Dan Menunjukkan Kekompakan
Baca Juga: Intan Ali Saleng Turun Langsung Pimpin Barisan DWP Bulukumba, Semarakkan HUT ke-81 RI
Antusiasme masyarakat terlihat dari suara para suporter yang menggema di sekitar Stadion Mini Bulukumba.
Salah seorang warga, Andi Candra, mengaku terhibur menyaksikan pertandingan tersebut. Ia bahkan memilih bertahan hingga pertandingan selesai.
“Pokoknya seru. Ada hiburan tersendiri. Makanya saya nonton sampai akhir,” ungkapnya.
Baca Juga: Bukan Sekedar Bundaran, Ini Cerita Di Balik Ikon Pinisi Yang Jadi Kebanggaan Bulukumba
Menurutnya, pertandingan tersebut juga memperlihatkan kekompakan antara jajaran eksekutif dan legislatif Bulukumba.
Suasana semakin meriah ketika legislator perempuan Hj. Astati Tajuddin dari Golkar dan Nurlina dari PKB ikut menyawer pemain Legislatif yang berhasil mencetak gol.
Daud Kahal Soroti Dua Insiden Di Kotak Penalti
Baca Juga: Kronologi Siswa SMK di Kebumen Diduga Dibully: Diseret Saat Antre MBG hingga Berujung Laporan Polisi
Meski pertandingan berlangsung dalam suasana hiburan, tensi pertandingan tetap terasa.
HM Daud Kahal bahkan sempat menyoroti dua insiden yang menurutnya layak mendapat hadiah penalti.
“Kami menilai ada dua kali striker Forkopimda/Pemkab dilanggar di kotak penalti, namun wasit berpandangan lain dan tidak memutuskan penalti,” ujarnya.
Baca Juga: Dasco Tegaskan Keselamatan Warga Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT