Tim Eksekutif tampil mengenakan kostum berwarna hitam.
Baca Juga: Yukie Pas Band Kecelakaan di Bandung, Kepala Dijahit 10 Jahitan: Kondisinya Kini Stabil
Namun, berbeda dengan laga tahun sebelumnya, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf atau Andi Utta tidak ikut bermain kali ini.
Eksekutif hanya diperkuat Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf.
Pada 2025, Andi Utta menjadi bagian dari tim Eksekutif ketika berhasil mengalahkan Legislatif.
Baca Juga: Indonesia Kembali Ekspor Beras, 200.000 Ton Premium Diboyong ke Malaysia
Di kubu Legislatif, Wakil Ketua DPRD Bulukumba Fahidin HDK dan Syahruni Haris turut turun ke lapangan.
Sejumlah legislator lainnya juga masuk dalam line-up, di antaranya Efhi Wahyudi Masri dari Gerindra, Anhar Sakti dari Hanura, dan Fuad Arafah dari PKS.
Tim Legislatif mengenakan kostum berwarna biru muda.
Baca Juga: BRI Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa M 7,7 di Flores NTT
Komposisi pemain tersebut menunjukkan bahwa pertandingan tidak sekadar menjadi kompetisi hiburan, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara unsur pemerintahan, legislatif, dan masyarakat dalam suasana perayaan kemerdekaan.
Syamsir Paro: Hiburan Sekaligus Ekspresi Kemerdekaan
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bulukumba, H. Syamsir Paro, yang ikut memperkuat tim Legislatif, mengakui pertandingan sepakbola sarung berlangsung seru.
Baca Juga: Gempa NTT Tewaskan 47 Orang, Ternyata Ini 10 Gempa Dahsyat yang Pernah Terjadi di Flores dan Alor
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari hiburan untuk masyarakat sekaligus cara para pejabat dan wakil rakyat mengekspresikan semangat kemerdekaan.