• Selasa, 18 Agustus 2026

3.054 Ayah Di Bulukumba Ambil Rapor Anak, Masuk Empat Besar Sulsel

Photo Author
Andi Fendy, Mediaraya.id
- Minggu, 28 Juni 2026 | 14:45 WIB
Kabupaten Bulukumba berhasil melibatkan 3.054 ayah dalam program GEMAR 2026, melampaui target BKKBN dan menempati peringkat keempat capaian terbaik di Sulawesi Selatan.
Kabupaten Bulukumba berhasil melibatkan 3.054 ayah dalam program GEMAR 2026, melampaui target BKKBN dan menempati peringkat keempat capaian terbaik di Sulawesi Selatan.

Mediaraya.id - Kabupaten Bulukumba kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Melalui program Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak di Sekolah (GEMAR) Tahun 2026, Bulukumba sukses melampaui target partisipasi dalam pelaksanaan Gerakan 33.000 Ayah Hadir.

Sebuah inisiatif yang bertujuan memperkuat keterlibatan ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak.

Berdasarkan rekapitulasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan, sebanyak 3.054 ayah di Kabupaten Bulukumba hadir mendampingi anaknya saat pengambilan rapor di sekolah.

Capaian tersebut jauh melampaui target awal sebanyak 1.808 ayah, atau setara 168,89 persen, sehingga menempatkan Bulukumba di peringkat keempat terbaik di Sulawesi Selatan.

Keberhasilan tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran para ayah di Bulukumba untuk mengambil peran yang lebih aktif dalam pendidikan, pengasuhan, dan tumbuh kembang anak.

Keterlibatan ayah dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam membangun karakter, motivasi belajar, hingga kesehatan mental anak.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bulukumba, Andi Mappatunru Asbur, menyampaikan apresiasi kepada seluruh ayah yang telah berpartisipasi dalam gerakan tersebut.

"Terima kasih kepada seluruh Ayah Hebat di Kabupaten Bulukumba yang telah meluangkan waktu mendampingi buah hatinya mengambil rapor di sekolah. Terima kasih pula kepada seluruh pihak, mulai dari sekolah, pemerintah, TP PKK, mitra, hingga berbagai elemen masyarakat yang telah membantu menyukseskan Gerakan 33.000 Ayah Hadir," ujarnya.

Ia berharap keterlibatan ayah tidak berhenti pada kegiatan pengambilan rapor semata, tetapi menjadi budaya yang terus terbangun dalam kehidupan keluarga sehari-hari.

"Kami mengajak seluruh ayah untuk terus hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak. Mari bersama menjaga keterlibatan ayah dalam keluarga, sekaligus berpartisipasi pada program Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang akan datang," tambahnya.

Komitmen tersebut juga terlihat dalam pelaksanaan GEMAR di UPT SPF SD Negeri 24 Salemba, Jumat (26/6/2026).

Momentum pembagian rapor dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi kepada para orang tua, khususnya ayah, melalui penyuluhan bertema "Advokasi Kesehatan, Peran Ayah terhadap Tumbuh Kembang Anak."

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bidang IV Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba bekerja sama dengan Konsorsium Penggiat dan Komunitas Ayah Teladan Indonesia (Kompak Tenan) Bulukumba sebagai bagian dari upaya mendorong pengasuhan anak yang lebih berkualitas melalui keterlibatan ayah.

Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris TP PKK Bulukumba Hj. Hamrina Andi Muri, Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Bulukumba Dr. Asnarti Said Culla, SH., MH., serta Ketua Kompak Tenan Bulukumba dr. H. Rizal Ridwan Dappi, yang juga menjabat Direktur RSUD Andi Sulthan Dg. Radja Bulukumba.

Sementara itu, Kepala UPT SPF SD Negeri 24 Salemba, Andi Hafsah Said, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pemahaman yang lebih kuat kepada para orang tua mengenai pentingnya kehadiran ayah dalam mendampingi proses belajar, membangun karakter, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Capaian Bulukumba yang berhasil melampaui target Gerakan 33.000 Ayah Hadir menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, TP PKK, komunitas, dan keluarga mampu menciptakan perubahan positif dalam pembangunan sumber daya manusia.

Keterlibatan ayah sejak dini diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andi Fendy

Tags

Terkini

X