Mediaraya.id - RSUD Bulukumba kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan dan kelestarian lingkungan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan lingkungan berupa pengambilan sampel air bersih dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan RSUD Bulukumba bekerja sama dengan tim dari UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bulukumba sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi kualitas lingkungan rumah sakit secara berkala.
Pengambilan sampel dilakukan di sejumlah titik yang telah ditetapkan untuk memastikan kualitas air bersih yang digunakan dalam pelayanan kesehatan serta menilai efektivitas sistem pengolahan limbah cair rumah sakit sebelum dibuang ke lingkungan.
Kepala Instalasi Sanitasi RSUD H. Andi Sulthan Dg. Radja Bulukumba, Darmiati, SKM, menjelaskan bahwa pengujian kualitas air dan IPAL merupakan agenda rutin yang memiliki peran penting dalam mendukung standar pelayanan kesehatan yang aman, sehat, dan sesuai regulasi.
Menurutnya, pemeriksaan tersebut bertujuan mengevaluasi kinerja sistem pengolahan limbah rumah sakit sekaligus memastikan efluen atau hasil akhir pengolahan limbah memenuhi ketentuan lingkungan yang berlaku.
"Pengujian sampel air dan IPAL rumah sakit bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi sistem pengolahan limbah serta memastikan bahwa efluen yang dihasilkan aman untuk dibuang ke lingkungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengujian ini mencakup parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi yang dilakukan pada dua titik utama, yaitu inlet atau air limbah sebelum diolah dan outlet atau air limbah setelah melalui proses pengolahan di IPAL," jelas Darmiati.
Ia menambahkan, hasil pengujian laboratorium nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi manajemen rumah sakit untuk memastikan seluruh sistem pengelolaan lingkungan berjalan optimal dan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.
Selain mendukung kualitas layanan kesehatan, langkah tersebut juga menjadi bentuk tanggung jawab rumah sakit dalam menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan sekitar.
Pengawasan Lingkungan Rumah Sakit Harus Berkelanjutan
Sementara itu, Kepala UPTD Laboratorium DLHK Kabupaten Bulukumba, Isnaniah, S.Hut., M.AP, menegaskan bahwa pemeriksaan kualitas air bersih dan limbah cair merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh parameter lingkungan memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan.
Menurutnya, pengujian laboratorium memungkinkan pihak terkait mengetahui secara akurat kualitas air yang digunakan rumah sakit sekaligus menilai efektivitas operasional IPAL dalam mengolah limbah cair medis dan nonmedis.
"Melalui pengujian laboratorium, kami dapat mengetahui kualitas air bersih yang digunakan serta efektivitas kinerja IPAL rumah sakit dalam mengolah limbah cair. Hasil pengujian ini akan menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi perbaikan apabila ditemukan parameter yang belum memenuhi standar, sehingga pengelolaan lingkungan rumah sakit dapat terus ditingkatkan," ujar Isnaniah.
Ia juga memberikan apresiasi kepada RSUD H. Andi Sulthan Dg. Radja Bulukumba yang secara konsisten melakukan pemantauan kualitas lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pasien, tenaga kesehatan, pengunjung, dan masyarakat sekitar.
Wujud Komitmen Rumah Sakit Ramah Lingkungan
Pengelolaan sanitasi dan limbah yang baik menjadi salah satu indikator penting dalam penyelenggaraan layanan kesehatan modern.
Karena itu, evaluasi berkala terhadap kualitas air dan sistem pengolahan limbah menjadi langkah strategis untuk memastikan rumah sakit tetap memenuhi standar kesehatan dan lingkungan.
Melalui kegiatan pemeriksaan ini, RSUD H. Andi Sulthan Dg. Radja Bulukumba menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berkualitas dan aman bagi pasien, tetapi juga bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
Langkah tersebut sekaligus mencerminkan upaya berkelanjutan rumah sakit dalam mewujudkan fasilitas kesehatan yang sehat, nyaman, dan ramah lingkungan bagi seluruh masyarakat Bulukumba.***