• Selasa, 18 Agustus 2026

Pegawai RSUD Bulukumba Latihan Hadapi Kebakaran, Simulasi APAR Hingga Evakuasi Darurat

Photo Author
Andi Fendy, Mediaraya.id
- Selasa, 23 Juni 2026 | 19:49 WIB
Puluhan pegawai RSUD Bulukumba mengikuti pelatihan penanganan kebakaran dan simulasi penggunaan APAR bersama Damkar Bulukumba sebagai upaya meningkatkan keselamatan pasien, pengunjung, dan seluruh civitas rumah sakit dalam menghadapi keadaan darurat.
Puluhan pegawai RSUD Bulukumba mengikuti pelatihan penanganan kebakaran dan simulasi penggunaan APAR bersama Damkar Bulukumba sebagai upaya meningkatkan keselamatan pasien, pengunjung, dan seluruh civitas rumah sakit dalam menghadapi keadaan darurat.

Mediaraya.id - Komitmen meningkatkan keselamatan pasien, pengunjung, dan seluruh pegawai terus diperkuat oleh RSUD Bulukumba.

Salah satu upaya yang dilakukan RSUD Bulukumba adalah melalui Pelatihan Penanganan Kebakaran yang digelar pada Selasa, 23 Juni 2026.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) rumah sakit.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan rumah sakit tersebut diikuti puluhan pegawai dari berbagai unit kerja.

Sebelum memasuki sesi praktik lapangan, peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan teori dari tim pemateri Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bulukumba.

Materi yang diberikan meliputi langkah-langkah pencegahan kebakaran, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), prosedur evakuasi darurat, hingga penanganan awal ketika terjadi kebakaran di lingkungan rumah sakit.

Pelatihan ini turut dihadiri Wakil Direktur Pelayanan Non Medik, Pengembangan SDM, Penelitian dan Pengembangan RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Muh. Irfan, Wakil Direktur Pelayanan Medik, Penunjang Medik dan Keperawatan, Kabag Pengembangan SDM, Penelitian dan Pengembangan dr. Andi Marla Susyanti, serta Dewan Pengawas RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba, Andi Ningrat Mawardana.

Mewakili Direktur RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Muh. Irfan menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari program In House Training MFK yang bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia rumah sakit dalam menghadapi situasi darurat.

“Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan kepada seluruh pegawai dalam melakukan penanganan awal apabila terjadi kebakaran di lingkungan rumah sakit. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keselamatan pasien, pengunjung, dan aset rumah sakit,” ujarnya.

Menurut Irfan, rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan publik dengan tingkat risiko yang tinggi sehingga membutuhkan SDM yang memahami standar keselamatan serta mampu mengambil tindakan cepat dan tepat saat terjadi keadaan darurat.

Sementara itu, Dewan Pengawas RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Andi Ningrat Mawardana, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut.

Ia menilai peningkatan kapasitas pegawai dalam aspek keselamatan merupakan investasi penting bagi kualitas pelayanan rumah sakit.

“Penanganan kebakaran bukan hanya tanggung jawab petugas tertentu, tetapi menjadi kewajiban seluruh unsur di lingkungan rumah sakit. Dengan pelatihan ini, setiap pegawai diharapkan memahami peran dan tanggung jawabnya sehingga mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi saat menghadapi keadaan darurat,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Damkar Kabupaten Bulukumba, Muh. Idham, menjelaskan bahwa pihaknya terus mendorong implementasi regulasi terkait pencegahan dan penanggulangan kebakaran melalui berbagai kegiatan edukasi dan pelatihan.

Ia menekankan bahwa pengetahuan mengenai penanganan kebakaran tidak hanya bermanfaat di lingkungan kerja, tetapi juga dapat diterapkan ketika membantu masyarakat yang mengalami musibah kebakaran.

“Dengan memahami langkah-langkah penanganan yang benar, risiko dan dampak kerugian akibat kebakaran dapat diminimalkan. Karena itu, edukasi seperti ini sangat penting untuk terus dilakukan,” jelasnya.

Setelah sesi teori selesai, pelatihan dilanjutkan dengan simulasi penggunaan APAR dan praktik langsung penanganan kebakaran yang dipandu tim Damkar Kabupaten Bulukumba.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan sebagai bentuk komitmen membangun budaya keselamatan kerja di lingkungan rumah sakit.

Melalui kegiatan ini, RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba berharap seluruh pegawai semakin siap menghadapi berbagai situasi darurat, sekaligus mampu memberikan perlindungan maksimal demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andi Fendy

Tags

Terkini

X