• Selasa, 18 Agustus 2026

Penting! RSUD Bulukumba Ingatkan Risiko Kehamilan Remaja Dan Peran Orang Tua Dalam Pendampingan Anak

Photo Author
Andi Fendy, Mediaraya.id
- Rabu, 17 Juni 2026 | 12:56 WIB
Suasana penyuluhan kesehatan bertema kehamilan remaja yang disampaikan dr. Mediana Andrianne Riyanto kepada pasien dan keluarga pasien di ruang tunggu rawat jalan RSUD Bulukumba.
Suasana penyuluhan kesehatan bertema kehamilan remaja yang disampaikan dr. Mediana Andrianne Riyanto kepada pasien dan keluarga pasien di ruang tunggu rawat jalan RSUD Bulukumba.

Mediaraya.id - RSUD Bulukumba terus memperkuat pelayanan kesehatan promotif dan preventif melalui kegiatan penyuluhan kesehatan bertema Kehamilan Remaja yang dilaksanakan di ruang tunggu pasien rawat jalan, Rabu, 17 Juni 2026.

Kegiatan edukasi tersebut menghadirkan dokter RSUD Bulukumba, dr. Mediana Andrianne Riyanto, sebagai narasumber.

Penyuluhan ini diikuti oleh pasien serta keluarga pasien yang tengah menunggu layanan di poliklinik.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko kehamilan pada usia remaja, pentingnya kesehatan reproduksi, serta peran keluarga dalam memberikan pendampingan kepada anak.

Dalam pemaparannya, dr. Mediana menjelaskan bahwa kehamilan remaja merupakan kehamilan yang terjadi pada anak atau remaja perempuan dengan rentang usia 10 hingga 19 tahun.

Menurutnya, pencegahan perlu dilakukan melalui pendidikan kesehatan yang tepat, komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, serta pengawasan yang baik selama masa pertumbuhan remaja.

“Anak-anak dan remaja perlu mendapatkan perhatian, bimbingan, dan perlindungan agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Jika terjadi kehamilan pada usia remaja, yang terpenting adalah memberikan dukungan dan segera mencari bantuan serta pelayanan kesehatan,” jelas dr. Mediana.

Selain membahas risiko kehamilan usia remaja, peserta penyuluhan juga mendapatkan informasi mengenai perubahan fisik dan psikologis pada masa pubertas, pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, serta berbagai dampak yang dapat terjadi akibat kehamilan pada usia dini, baik terhadap kesehatan ibu maupun bayi.

Sementara itu, Humas RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Andi Abhy, mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan yang dilakukan di ruang tunggu rawat jalan merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan edukasi kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.

“Kami berharap penyuluhan ini dapat menambah pengetahuan masyarakat, khususnya terkait pencegahan kehamilan remaja dan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi anak-anak memasuki masa pubertas. Edukasi kesehatan seperti ini akan terus kami lakukan sebagai bagian dari pelayanan promotif dan preventif rumah sakit,” ujarnya.

Menurut Andi Abhy, RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba tidak hanya berfokus pada pelayanan pengobatan, tetapi juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi kesehatan yang dilaksanakan secara rutin.

Melalui kegiatan ini, pihak rumah sakit berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan kehamilan remaja, memperkuat peran keluarga dalam mendampingi anak, serta memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan apabila membutuhkan konsultasi dan pendampingan.

Penyuluhan kesehatan di ruang tunggu pasien menjadi salah satu bentuk pelayanan menyeluruh yang dilakukan RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba dalam mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan memiliki pemahaman yang baik terhadap berbagai persoalan kesehatan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andi Fendy

Tags

Terkini

X