• Selasa, 18 Agustus 2026

Pemda Bulukumba Permudah Bayar Pajak, Payment Point Pindah Ke Gedung Ammatoa

Photo Author
Andi Fendy, Mediaraya.id
- Senin, 8 Juni 2026 | 18:05 WIB
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf bersama Kepala Cabang Bank Sulselbar Bulukumba Andi Yudiarti Hadrawi meninjau layanan Payment Point Bapenda di Gedung Ammatoa.
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf bersama Kepala Cabang Bank Sulselbar Bulukumba Andi Yudiarti Hadrawi meninjau layanan Payment Point Bapenda di Gedung Ammatoa.

Mediaraya.id - Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

Senin, 8 Juni 2026, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf meninjau langsung layanan Payment Point Bapenda Bulukumba yang kini beroperasi di Gedung Ammatoa, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujung Bulu.

Didampingi Kepala Cabang Bank Sulselbar Bulukumba Andi Yudiarti Hadrawi, kunjungan tersebut menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan pembayaran pajak dan retribusi yang lebih mudah, cepat, dan nyaman bagi masyarakat.

Pemindahan layanan ke pusat aktivitas pemerintahan itu bukan sekadar pergantian lokasi.

Di balik langkah tersebut, terdapat strategi untuk mendekatkan pelayanan kepada wajib pajak sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.

Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf menilai keberadaan Payment Point Bapenda Bulukumba di lokasi yang lebih representatif akan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Menurutnya, akses layanan yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan kesadaran wajib pajak sehingga penerimaan daerah juga dapat terus bertumbuh.

"Kehadiran payment point di lokasi yang lebih mudah dijangkau diharapkan memberikan kenyamanan bagi wajib pajak sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya," ujarnya.

Langkah tersebut sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi Bapenda Dan Bank Sulselbar Tingkatkan Pelayanan Pajak

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bulukumba, Andi Muh Arfah, menjelaskan bahwa pemindahan layanan dilakukan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran berbagai jenis pajak dan retribusi daerah.

"Ketika wajib pajak berkunjung ke Kantor Bapenda untuk bayar pajak, kita langsung arahkan ke payment point di Gedung Ammatoa ini," kata Arfah.

Layanan tersebut dikelola melalui kerja sama antara Bapenda dan Bank Sulselbar.

Sebelumnya, fasilitas pembayaran itu berada di kantor lama Bapenda di Jalan Kedondong, Kelurahan Loka.

Dengan lokasi baru yang lebih strategis, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah karena berada di pusat pelayanan pemerintahan Kabupaten Bulukumba.

Arfah menegaskan, keberadaan Payment Point Bapenda Bulukumba juga menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih modern dan terintegrasi.

Dorong PAD Untuk Mendukung Pembangunan Daerah

Optimalisasi pelayanan pendapatan daerah menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dana yang dihimpun melalui pajak dan retribusi daerah nantinya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, hingga program kesejahteraan yang dijalankan pemerintah daerah.

Karena itu, kemudahan pembayaran menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem pengelolaan pendapatan yang efektif dan berkelanjutan.

Selain mempercepat proses transaksi, layanan yang terintegrasi dengan Bank Sulselbar juga diharapkan mampu mengurangi hambatan administrasi yang selama ini kerap dihadapi sebagian wajib pajak.

Bagi pemerintah daerah, peningkatan kualitas layanan bukan hanya soal efisiensi birokrasi, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Fondasi Pelayanan Modern Di Bulukumba

Perpindahan Payment Point Bapenda Bulukumba ke Gedung Ammatoa menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik yang tengah didorong Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat penerimaan daerah sebagai fondasi pembangunan.

Ke depan, modernisasi sistem pembayaran dan integrasi layanan publik diyakini akan menjadi kebutuhan utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andi Fendy

Tags

Terkini

X