Mediaraya.id - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, perhatian warga Bulukumba tertuju pada seekor sapi jenis Simental berbobot 914 kilogram yang resmi diserahkan sebagai bantuan hewan kurban Presiden RI, Prabowo Subianto, kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Senin (25/05/2026).
Prosesi penyerahan berlangsung dalam agenda serah terima bantuan hewan kurban presiden yang dihadiri Wakil Ketua DPRD Bulukumba, Syahruni Haris, bersama Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf atau yang akrab disapa Andi Utta.
Sapi kurban bantuan presiden tersebut bukan sekadar hewan kurban biasa.
Hewan dengan nilai penawaran mencapai Rp95.970.000 itu merupakan hasil budidaya peternak lokal Bulukumba, sebuah fakta yang memunculkan rasa bangga di tengah masyarakat.
Sapi Lokal Bulukumba Tembus Standar Nasional
Di tengah meningkatnya kebutuhan hewan kurban jelang Idul Adha, terpilihnya sapi asal Bulukumba sebagai bantuan Presiden RI menjadi sorotan tersendiri.
Sapi jenis Simental itu rencananya akan disembelih di kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Taccorong.
Selanjutnya, daging kurban akan didistribusikan kepada masyarakat melalui Masjid Islamic Center Dato Tiro Bulukumba.
Bagi para peternak lokal, momentum ini terasa lebih dari sekadar seremoni tahunan.
Ada pengakuan atas kualitas ternak rakyat yang selama ini dibudidayakan secara mandiri.
Syahruni Haris menilai bantuan sapi kurban presiden menjadi simbol perhatian pemerintah pusat sekaligus dorongan moral bagi peternak daerah.
“Alhamdulillah, bantuan sapi kurban Presiden RI tahun ini berasal dari peternak lokal Bulukumba. Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat dan menunjukkan bahwa potensi peternakan kita sangat besar untuk terus dikembangkan,” ujar Syahruni Haris.
Menurut Ketua DPC Partai Gerindra Bulukumba itu, terpilihnya sapi lokal sebagai hewan kurban presiden membuktikan kualitas peternakan masyarakat mampu bersaing dan memenuhi standar nasional.
Dukungan Presiden Untuk Peternak Daerah
Program bantuan sapi kurban presiden selama ini tidak hanya dipandang sebagai agenda rutin menjelang Idul Adha.
Di sejumlah daerah, program tersebut menjadi bagian dari penguatan ekonomi rakyat berbasis peternakan.
Hal itu pula yang dirasakan di Bulukumba.
Kehadiran sapi kurban Presiden Prabowo memberi efek psikologis positif bagi para peternak kecil.
Syahruni Haris berharap momentum tersebut dapat memacu peningkatan kualitas budidaya ternak di Bulukumba, terutama dalam aspek kesehatan hewan, pakan, hingga manajemen peternakan modern.
“Semoga ini menjadi penyemangat bagi para peternak lokal agar terus meningkatkan kualitas ternaknya. Pemerintah daerah dan seluruh stakeholder tentu harus ikut hadir memberikan pendampingan agar potensi peternakan di Bulukumba semakin berkembang,” tambahnya.
Sementara itu, Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Bulukumba melalui bantuan hewan kurban tersebut.
“Sapi lokal bantuan presiden ini menunjukkan bahwa potensi ternak sapi di Bulukumba sangat menjanjikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Andi Utta.
Idul Adha Dan Harapan Baru Peternakan Bulukumba
Di balik prosesi penyerahan sapi kurban presiden, ada harapan yang tumbuh di kalangan peternak lokal.
Bantuan tersebut menjadi bukti bahwa hasil ternak masyarakat daerah mampu mendapat tempat di tingkat nasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, sektor peternakan sapi di Bulukumba memang menunjukkan perkembangan positif.
Permintaan hewan kurban yang terus meningkat setiap Idul Adha menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan bagi peternak rakyat.
Program bantuan sapi kurban presiden juga dinilai memberi efek berganda.
Selain membantu masyarakat penerima daging kurban, pemerintah pusat secara tidak langsung turut memberdayakan peternak lokal melalui pembelian hewan dari daerah masing-masing.***