• Selasa, 18 Agustus 2026

Pemkab Bulukumba Berduka, Mulyadi Ganie Tutup Usia

Photo Author
Andi Fendy, Mediaraya.id
- Kamis, 21 Mei 2026 | 19:27 WIB
Pemerintah Kabupaten Bulukumba menggelar prosesi pelepasan jenazah Mulyadi Ganie secara sipil di kediamannya di Sapiri, Kecamatan Gantarang. Ratusan pelayat hadir mengantar pejabat Diskominfo Bulukumba itu ke peristirahatan terakhirnya.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba menggelar prosesi pelepasan jenazah Mulyadi Ganie secara sipil di kediamannya di Sapiri, Kecamatan Gantarang. Ratusan pelayat hadir mengantar pejabat Diskominfo Bulukumba itu ke peristirahatan terakhirnya.

Mediaraya.id - Tangis keluarga pecah ketika jenazah Mulyadi Ganie diberangkatkan dari rumah duka di Sapiri, Kelurahan Jalanjang, Kecamatan Gantarang, Kamis, 21 Mei 2026.

Ratusan pelayat memadati halaman rumah almarhum untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pejabat Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Bulukumba itu.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba menggelar prosesi pelepasan jenazah secara sipil sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum selama puluhan tahun menjadi aparatur sipil negara.

Upacara dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, HM Daud Kahal.

Almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar setelah beberapa bulan menjalani pengobatan akibat sakit yang dideritanya.

Mulyadi Ganie wafat pada usia 53 tahun dan meninggalkan seorang istri serta tiga putra.

Pengabdian 23 Tahun Untuk Bulukumba

Dalam suasana haru, pihak keluarga yang diwakili H. Safiuddin menyerahkan jenazah almarhum sebagai anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk dilakukan prosesi pelepasan secara resmi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulukumba, saya menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya dan mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa almarhum selama mengabdikan diri di Pemerintah Kabupaten Bulukumba,” ujar HM Daud Kahal saat prosesi persemayaman.

Kepergian Mulyadi Ganie meninggalkan duka mendalam, khususnya di lingkungan Dinas Kominfo dan Persandian Bulukumba.

Selama 23 tahun mengabdi, almarhum dikenal sebagai sosok yang tenang, bersahaja, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap pekerjaannya.

Rekan-rekan kerja mengenang Mulyadi sebagai pegawai yang jarang mengeluh dan selalu hadir membantu dalam berbagai urusan teknis pemerintahan berbasis digital.

Di tengah transformasi layanan informasi pemerintah daerah, perannya dinilai cukup besar dalam mendukung pengembangan sistem informasi pemerintahan di Kabupaten Bulukumba.

Diskominfo Bulukumba Kehilangan Sosok Berdedikasi

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya salah satu pegawai senior di instansinya itu.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Dinas Kominfo Bulukumba, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Mulyadi Ganie,” katanya.

Menurut Andi Uke, almarhum bukan hanya seorang pegawai, tetapi juga figur yang memiliki loyalitas tinggi terhadap tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparatur negara.

“Kepergian beliau tentu menjadi kehilangan besar bagi kami semua, khususnya keluarga besar Diskominfo Bulukumba. Namun kami percaya, segala pengabdian, kerja keras, dan kebaikan almarhum akan menjadi amal jariyah,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Mari kita mendoakan semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, diterima seluruh amal ibadahnya, dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan menghadapi musibah ini,” tambahnya.

Ratusan Pelayat Antar Ke Peristirahatan Terakhir

Sejak pagi, rumah duka dipenuhi kerabat, tetangga, ASN, hingga tokoh masyarakat yang datang silih berganti.

Beberapa pelayat tampak tak kuasa menahan air mata ketika jenazah diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir.

Suasana khidmat terasa sepanjang prosesi pelepasan.

Kehadiran ratusan pelayat menjadi bukti bahwa almarhum dikenal luas sebagai pribadi yang baik dan dekat dengan banyak orang.

Di balik prosesi itu, tersimpan kisah pengabdian panjang seorang aparatur sipil negara yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk melayani masyarakat dan mendukung sistem pemerintahan daerah.

Kepergian Mulyadi Ganie bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang tengah mendorong penguatan layanan informasi dan digitalisasi birokrasi.

Dedikasi yang ditinggalkan almarhum menjadi jejak penting yang akan terus dikenang rekan kerja dan masyarakat.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andi Fendy

Tags

Terkini

X