Mediaraya.id - Domino akhirnya naik panggung olahraga nasional.
Setelah melalui perjuangan panjang dan kampanye “Road to KONI”, Federasi Olahraga Domino Nasional atau ORADO resmi diterima sebagai anggota KONI Pusat secara aklamasi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat 2026.
Keputusan itu langsung disambut antusias oleh pengurus daerah, termasuk Pengcab ORADO Bulukumba.
Bagi komunitas domino, momen ini bukan sekadar pengakuan organisasi, tetapi titik balik yang membuka jalan pembinaan atlet secara resmi dan profesional di Indonesia.
Sekretaris Pengcab ORADO Bulukumba, Andi Saiful, menyebut keputusan tersebut sebagai hasil perjuangan panjang seluruh insan domino di tanah air.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya pengurus KONI Pusat atas hasil ini,” ujar Andi Saiful.
Tonggak Baru Olahraga Domino Nasional
Masuknya ORADO ke dalam struktur KONI Pusat menjadi tonggak penting bagi perkembangan olahraga domino nasional.
Selama ini, domino lebih dikenal sebagai permainan rakyat yang identik dengan aktivitas santai di warung kopi dan ruang komunitas.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ORADO berupaya mengubah citra itu menjadi cabang olahraga prestasi yang modern, kompetitif, dan memiliki standar pembinaan jelas.
Melalui gerakan “Road to KONI”, ORADO aktif memperkuat organisasi, membangun kompetisi daerah, hingga memperluas jaringan atlet domino di berbagai wilayah Indonesia.
Kini, setelah resmi diterima KONI Pusat, fokus organisasi bergeser pada implementasi program pembinaan nasional dan penguatan sistem kompetisi.
Status resmi di bawah KONI juga membuka peluang dukungan anggaran, pelatihan atlet, hingga penyelenggaraan kejuaraan yang lebih terstruktur.
Pengcab ORADO Bulukumba Siap Cari Bibit Atlet
Di tingkat daerah, Pengcab ORADO Bulukumba menyatakan siap mengambil peran dalam pembinaan atlet domino lokal.
Pengurus menilai keputusan KONI Pusat menjadi peluang besar bagi daerah untuk melahirkan atlet berprestasi yang mampu bersaing di level nasional.
Atmosfer optimisme mulai terasa di kalangan komunitas domino Bulukumba.
Selama ini, banyak pemain lokal memiliki kemampuan kompetitif, tetapi minim ruang pembinaan resmi dan jalur prestasi yang jelas.
Dengan ORADO kini berada di bawah KONI, peluang itu mulai terbuka.
Tak hanya soal kompetisi, pembinaan atlet juga diarahkan pada peningkatan disiplin, sportivitas, dan profesionalisme.
ORADO ingin membangun citra domino sebagai olahraga strategi yang membutuhkan konsentrasi, ketelitian, dan kemampuan membaca permainan.
Empat Pilar Jadi Arah Pembinaan Atlet
Dalam perjalanan menuju KONI, ORADO membawa empat pilar utama sebagai fondasi organisasi, yakni Prestasi Tanpa Batas, Integritas Tanpa Kompromi, Solidaritas Tanpa Batas, dan Go Global Bangga Indonesia.
Empat nilai tersebut diproyeksikan menjadi arah pembinaan atlet domino ke depan.
ORADO juga menargetkan domino Indonesia bisa tampil dalam ajang nasional hingga internasional.
Pengurus optimistis, dengan sistem organisasi yang semakin kuat, domino dapat berkembang seperti cabang olahraga lainnya yang kini memiliki panggung resmi dan jenjang kompetisi jelas.
Di sejumlah daerah, termasuk Sulawesi Selatan, domino memang telah menjadi bagian dari budaya sosial masyarakat.
Karena itu, pengakuan resmi dari KONI dianggap sebagai langkah strategis untuk mengangkat potensi lokal menjadi prestasi olahraga.
Peluang Baru Bagi Atlet Domino Indonesia
Penerimaan ORADO secara aklamasi memberi sinyal bahwa olahraga domino mulai mendapat tempat dalam ekosistem olahraga nasional.
Bagi para atlet lokal, keputusan ini menghadirkan harapan baru untuk tampil lebih luas dan memperoleh pembinaan yang berkelanjutan.
Pengcab ORADO Bulukumba sendiri memastikan akan mulai memperkuat program pencarian bakat dan pembinaan atlet muda di daerah.
Ke depan, tantangan terbesar bukan lagi soal pengakuan organisasi, melainkan bagaimana menjaga konsistensi pembinaan dan menghadirkan kompetisi yang berkualitas.
Jika langkah itu berjalan efektif, domino bukan tidak mungkin menjadi cabang olahraga unggulan baru Indonesia yang mampu bersaing di level internasional.***