nasional

Awalnya Cuma Lomba, Kini Josepha Alexandra Viral Dan Dibela Netizen

Rabu, 13 Mei 2026 | 02:08 WIB
Josepha Alexandra atau Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral nasional usai polemik penilaian LCC 4 Pilar MPR RI Kalimantan Barat 2026.

Mediaraya.id - Nama Josepha Alexandra Roxa Potifera atau yang akrab disapa Ocha mendadak viral di media sosial dan menjadi perbincangan nasional.

Siswi kelas XI dari SMAN 1 Pontianak itu ramai dibahas setelah videonya memprotes keputusan juri pada Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat 2026 tersebar luas di TikTok, Instagram, hingga Facebook.

Dalam video yang viral, Josepha menyampaikan keberatan terhadap penilaian juri yang dianggap tidak konsisten dalam memberikan nilai jawaban peserta.

Netizen kemudian ramai memperdebatkan momen tersebut.

Banyak warganet menilai substansi jawaban Josepha sebenarnya benar, namun dipermasalahkan karena pelafalan atau “artikulasi”.

Keberanian Josepha berbicara di forum resmi justru menuai simpati publik.

Tidak sedikit netizen yang memuji sikapnya karena tetap tenang dan sopan saat menyampaikan protes di depan peserta maupun panitia lomba.

Kata “artikulasi” bahkan mendadak trending dan menjadi bahan pembicaraan di berbagai platform media sosial.

Josepha diketahui merupakan siswi berprestasi. Ia pernah meraih Juara 2 LCC Kebangsaan 2025, Juara 1 LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat 2025, serta Juara 2 LCC Empat Pilar MPR RI 2026.

Selain aktif di dunia akademik, Josepha juga tergabung dalam komunitas literasi Generasi Berliterasi (Gebrasi) Pontianak.

Polemik ini akhirnya mendapat perhatian luas hingga tingkat nasional.

MPR RI telah meminta maaf kepada publik dan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan lomba, termasuk menonaktifkan sementara juri dan pembawa acara.

Di tengah ramainya dukungan publik, Josepha juga dikabarkan menerima tawaran beasiswa kuliah ke Tiongkok atau China dari tokoh nasional yang mengapresiasi keberaniannya menyuarakan pendapat di ajang tersebut.***

Tags

Terkini