Menurutnya, kebijakan energi tidak boleh bersifat reaktif, tetapi harus dibangun dengan visi jangka panjang.
Ketahanan energi, kata dia, harus diperkuat melalui diversifikasi sumber energi, efisiensi konsumsi, serta percepatan pengembangan energi baru terbarukan.
Situasi global saat ini menjadi pengingat bahwa energi adalah soal kedaulatan.
Energi Baru Terbarukan Jadi Jalan Strategis
Dalam forum tersebut, Direktur Konservasi Energi Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi juga menyoroti pentingnya konservasi energi sebagai langkah cepat menghadapi potensi krisis.
Selain menjaga pasokan, efisiensi energi dinilai menjadi solusi nyata yang bisa segera dilakukan oleh pemerintah, industri, hingga masyarakat.
Ketua DPP PKS Bidang Energi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Agus Ismail menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar dalam energi baru terbarukan yang harus dimaksimalkan.
Menurutnya, ketergantungan pada energi fosil perlu dikurangi secara bertahap agar Indonesia memiliki ketahanan energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Langkah ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga menyangkut masa depan generasi mendatang.
PKS Dorong Ketahanan Indonesia Dari Sektor Energi
Diskusi IQRO PKS kali ini memperlihatkan bahwa isu energi telah menjadi perhatian strategis lintas sektor.
Bukan hanya pemerintah, tetapi juga partai politik, akademisi, dan masyarakat sipil perlu terlibat aktif dalam membangun solusi.
PKS melalui forum ini ingin menunjukkan bahwa politik tidak hanya berbicara soal kekuasaan, tetapi juga keberpihakan pada isu-isu fundamental rakyat, termasuk energi.
Di tengah ketidakpastian global, ketahanan Indonesia harus dibangun dari sekarang dari ruang diskusi, dari kebijakan yang tepat, dan dari keberanian mengambil keputusan jangka panjang.
Perang mungkin terjadi jauh di Timur Tengah, tetapi dampaknya bisa terasa hingga dapur rumah tangga di Indonesia.