Irfan menjelaskan, Pemerintah Arab Saudi telah menghapus layanan tingkat D sehingga penyelenggara haji Indonesia harus masuk pada layanan tingkat C.
Baca Juga: Komisi II DPRD Bulukumba Lanjutkan Pembahasan PPAS APBD 2027
“Biaya layanan berbeda, jenis layanannya pun berbeda karena Pemerintah Saudi sudah menghapus layanan D, kita masuk ke layanan C yang otomatis harganya berubah juga,” jelasnya.
Selain perubahan klasifikasi layanan, pemerintah juga mempertimbangkan dinamika ekonomi global, termasuk harga bahan bakar minyak dan harga komoditas di Arab Saudi.
Kurs rupiah juga menjadi salah satu asumsi penting dalam penyusunan rancangan BPIH 2027.
Baca Juga: Polwan Bentangkan Spanduk “Kami Siap Melayani”, Mahasiswa BEM UI Malah Roasting: “Udah Siap Belum?”
Pemerintah menggunakan asumsi Rp17.500 per dolar AS dan Rp4.666,67 per riyal Saudi.
Usulan tersebut sebelumnya juga telah dilaporkan dalam pembahasan pemerintah dan DPR, dengan faktor lain seperti biaya penerbangan, akomodasi, transportasi darat, layanan Masyair serta peningkatan pelayanan kesehatan turut menjadi pertimbangan.
Pada 2026, pemerintah dan DPR menyepakati BPIH sebesar Rp87.409.365 per jemaah dengan komposisi Bipih 62 persen dan nilai manfaat 38 persen.
Baca Juga: Kapolres Bulukumba Turun Langsung Pantau Latihan Dalmas, 30 Personel Diuji Kesiapannya
Jika usulan 2027 tersebut disepakati, komposisi pembiayaan akan berubah cukup signifikan.
Porsi yang dibayarkan langsung jemaah turun dari 62 persen menjadi 40 persen, sementara kontribusi nilai manfaat meningkat dari 38 persen menjadi 60 persen.
Usulan Belum Menjadi Biaya Haji Final
Penting dicatat, angka Rp107.340.172 tersebut masih merupakan usulan BPIH 2027, bukan angka final yang sudah ditetapkan untuk jemaah.
Baca Juga: Dua Hari Tak Masuk Kerja, Pria di Batang Ditemukan Meninggal di Rumah
Artikel Terkait
Dua Hari Tak Masuk Kerja, Pria di Batang Ditemukan Meninggal di Rumah
Kapolres Bulukumba Turun Langsung Pantau Latihan Dalmas, 30 Personel Diuji Kesiapannya
Polwan Bentangkan Spanduk “Kami Siap Melayani”, Mahasiswa BEM UI Malah Roasting: “Udah Siap Belum?”
Komisi II DPRD Bulukumba Lanjutkan Pembahasan PPAS APBD 2027
Viral! Pria Tanpa Busana Serang Pemotor di Lenteng Agung, Dua Pengendara Jadi Korban
Kemenkes Bangun RS di Manggarai untuk Korban Gempa NTT, Kapasitas Ditargetkan 100 Tempat Tidur
Cek Kesehatan Gratis Bulukumba Diperkuat, Syahruni Haris Teken Komitmen Bersama
Syekh Ahmad Al Misry Masih di Mesir, Bareskrim Ungkap Kendala Pemulangannya ke Indonesia
Muktamar ke-35 NU Tinggal Sepekan, Venue Pembukaan di Jombang Disiapkan untuk 5.000 Orang
Sumbar Siapkan 5 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT, 700 Kg Sudah Diterbangkan