daerah

Masjid Terapung Pantai Merpati Bulukumba Mulai Dibangun, 76 Tiang Pancang Jadi Penopang

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:25 WIB
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf bersama Wakil Bupati Andi Edy Manaf dan Sekda Muh Ali Saleng memantau pemasangan perdana tiang pancang Masjid Terapung Pantai Merpati, Senin (17/8/2026). (Humas Pemkab Bulukumba )

MEDIARAYA.ID - Pembangunan Masjid Terapung yang direncanakan berdiri di kawasan Pantai Merpati, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mulai memasuki tahap awal.

Pemasangan perdana tiang pancang dilakukan bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Tahap awal pembangunan tersebut dipantau langsung Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf bersama Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf dan Sekretaris Daerah Muh Ali Saleng.

Baca Juga: Spektakuler! 1000 Penari Guncang Lapangan Pemuda Bulukumba, Bupati Andi Utta Ikut Bernyanyi

Andi Muchtar Ali Yusuf mengatakan, pemasangan tiang pancang menjadi bagian penting dalam pembangunan masjid karena bangunan dirancang berada di atas perairan.

Sebanyak 76 tiang pancang direncanakan ditanam untuk menopang konstruksi masjid yang berada di kawasan Pantai Merpati tersebut.

Menurut Andi Utta, sapaan akrab Bupati Bulukumba, konsep Masjid Terapung dirancang agar bangunan tetap terlihat berada di atas air dalam kondisi laut pasang maupun surut.

Baca Juga: Kapolres Bulukumba Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Polres Turunkan Tiga Peleton Personel

Jarak bangunan masjid dari garis pantai direncanakan mencapai sekitar 100 meter.

"Kalau dalam keadaan surut, lantai masjidnya sekitar 2,5 meter dari air," kata Andi Utta.

Ia menjelaskan, proses pemasangan tiang pancang harus dilakukan secara cermat dengan memperhatikan karakteristik lokasi pembangunan.

Baca Juga: HUT ke-81 RI, 238 Narapidana Lapas Bulukumba Dapat Remisi hingga 6 Bulan

Pasalnya, masjid tersebut dibangun di kawasan muara sungai sehingga kekuatan dan ketahanan konstruksi menjadi salah satu aspek utama yang harus diperhitungkan.

"76 tiang pancang akan dipasang, yang akan mampu menahan hingga 1.000 ton," ujar Andi Utta.

Halaman:

Tags

Terkini