MEDIARAYA.ID - Polres Bulukumba mengerahkan mobil dinas water cannon untuk membantu menyuplai air ke lahan persawahan warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau dan minimnya pasokan air.
Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 09.00 WITA di wilayah Kelurahan Dannuang, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Kegiatan dipimpin langsung Kabag SDM Polres Bulukumba Kompol Syamsul Bahri, S.Sos., M.M. Penyiraman dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap petani yang kesulitan memperoleh pasokan air untuk lahan persawahan mereka.
Baca Juga: Bulog Bulukumba Salurkan 1.661 Ton Beras Untuk 55.369 Penerima Manfaat
Sejumlah lahan persawahan di wilayah tersebut berada di bagian ujung jaringan irigasi. Kondisi itu membuat debit air yang sampai ke area persawahan relatif kecil, terlebih ketika musim kemarau berlangsung.
Akibatnya, pasokan air tidak mampu menjangkau seluruh area persawahan secara optimal.
Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kebutuhan air tanaman padi apabila kekeringan terus berlanjut.
Baca Juga: BNN Gerebek Kampung Bahari, Bos Narkoba MR Ditangkap, Loyalis Ditembak Gas Air Mata
Untuk membantu mengatasi persoalan tersebut, personel Polres Bulukumba menggunakan mobil water cannon untuk menyalurkan air ke sejumlah lahan persawahan warga.
Air yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tanaman padi sekaligus mengurangi dampak kekeringan yang dirasakan petani di wilayah Kelurahan Dannuang.
Dalam kegiatan tersebut, Kompol Syamsul Bahri didampingi Kasat Samapta Polres Bulukumba AKP Sabri, Kapolsek Ujung Loe AKP Arifuddin, KBO Sat Samapta Polres Bulukumba Ipda Askar Amir, S.H., Lurah Dannuang Andi Akmal, serta para kepala lingkungan dan warga setempat.
Baca Juga: Polres Bulukumba Raih 2 Juara I Nasional Di Hari Bhayangkara 2026, Bawa Nama Kajang Ke Jakarta
Respons positif datang dari para petani. Mereka mengaku terbantu dengan bantuan penyiraman menggunakan mobil water cannon, terutama karena sejumlah lahan berada di area yang sulit mendapatkan aliran air irigasi.
Para petani juga berharap bantuan serupa dapat kembali dilakukan apabila kondisi kekeringan dan keterbatasan pasokan air masih berlangsung.