daerah

Pemkab Bulukumba Hadirkan Rumpon Dasar Mini Di Kolam Labuh Bentenge

Selasa, 14 Juli 2026 | 15:45 WIB
Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba memasang rumpon dasar mini di Kolam Labuh Bentenge sebagai sarana edukasi untuk memperkenalkan konsep rumah ikan dan pentingnya pelestarian ekosistem laut kepada masyarakat.

Mediaraya.id - Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Perikanan terus memperkuat upaya pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.

Salah satu inovasi terbaru yang dihadirkan adalah pemasangan rumpon dasar mini di kawasan Kolam Labuh Bentenge sebagai sarana edukasi sekaligus percontohan teknologi rumah ikan yang mudah dipahami oleh masyarakat.

Fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman langsung kepada nelayan, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum mengenai fungsi rumpon sebagai salah satu teknologi penunjang perikanan tangkap yang tetap memperhatikan kelestarian ekosistem laut.

Rumpon dasar mini dibuat menyerupai struktur rumpon yang dipasang di dasar laut.

Meskipun berukuran lebih kecil, desainnya mampu menggambarkan fungsi utama rumpon sebagai tempat berlindung, mencari makan, sekaligus berkumpulnya berbagai jenis biota laut.

Melalui media edukasi ini, masyarakat dapat memahami bahwa peningkatan hasil tangkapan ikan tidak semata-mata bergantung pada penggunaan alat tangkap, tetapi juga ditentukan oleh kualitas habitat yang mampu mendukung pertumbuhan populasi ikan secara alami.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba, Yusli Sandi, mengatakan pembangunan rumpon dasar mini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengenalkan konsep perikanan berkelanjutan secara sederhana, aplikatif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan.

"Rumpon ini adalah alat bantu menangkap ikan, sekaligus bagian dari strategi pemulihan ekosistem laut. Dengan memahami fungsi ekologis rumpon, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kelestarian sumber daya perikanan," ujar Yusli.

Menurutnya, Kolam Labuh Bentenge dipilih sebagai lokasi pemasangan karena kawasan tersebut telah berkembang menjadi kawasan percontohan pembangunan sektor perikanan terpadu di Kabupaten Bulukumba.

Selain mendukung aktivitas nelayan, kawasan ini juga mulai menunjukkan peningkatan fungsi ekologis.

Berbagai jenis biota laut kini semakin banyak ditemukan di sekitar kolam labuh sebagai indikator membaiknya kondisi habitat.

Yusli menambahkan, perubahan tersebut juga dirasakan langsung oleh masyarakat yang memanfaatkan kawasan itu sebagai lokasi memancing.

"Terbukti kolam labuh ini juga sudah menjadi spot mancing favorit bagi warga. Hal itu terlihat dari semakin banyak masyarakat yang datang memancing ikan di kawasan kolam labuh," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap keberadaan rumpon dasar mini mampu meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian sumber daya laut.

Melalui edukasi yang dilakukan sejak dini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menerapkan praktik penangkapan ikan yang lebih ramah lingkungan sehingga keberlanjutan sumber daya perikanan tetap terjaga.

Inovasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam mengembangkan sektor kelautan dan perikanan melalui pendekatan ilmiah, edukatif, dan berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas perikanan tangkap, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi nelayan, masyarakat pesisir, serta generasi mendatang.***

Tags

Terkini