Mediaraya.id - Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2026 resmi ditutup oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (12/7/2026).
Penutupan ajang nasional tersebut menjadi momentum penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Bulukumba yang kembali mencuri perhatian melalui produk-produk unggulannya.
Selama empat hari penyelenggaraan, mulai 9 hingga 12 Juli 2026, pameran HUT Dekranas menghadirkan ratusan stan dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota.
Kegiatan ini menjadi wadah promosi produk kriya, kerajinan, wastra, hingga berbagai inovasi ekonomi kreatif yang dihasilkan para perajin daerah.
Di sela prosesi penutupan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian menyempatkan diri mengunjungi Stand Dekranasda Kabupaten Bulukumba.
Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, bersama jajaran pengurus.
Dalam kunjungan tersebut, Tito Karnavian dan Tri Tito Karnavian meninjau secara langsung beragam produk unggulan UMKM Bulukumba.
Mulai dari produk kriya berbasis kerajinan tangan hingga tenun khas Bulukumba yang telah menjadi identitas budaya sekaligus kebanggaan daerah.
Kunjungan itu menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal yang terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dekranasda.
Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, bahkan memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba atas konsistensinya dalam melakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM.
Menurutnya, Bupati Bulukumba bersama Ketua Dekranasda merupakan salah satu pasangan kepala daerah yang dinilai paling aktif dan berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan UMKM serta pengembangan industri kerajinan daerah.
Apresiasi tersebut menjadi pengakuan atas berbagai langkah pembinaan yang selama ini dilakukan, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha, promosi produk, hingga perluasan akses pasar bagi UMKM Bulukumba.
Sementara itu, dalam sambutannya saat menutup HUT Dekranas ke-46, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut.
Ia menegaskan keberhasilan penyelenggaraan HUT Dekranas 2026 merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, khususnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar sebagai tuan rumah.
Meski nilai transaksi selama pameran tercatat mencapai sekitar Rp4 miliar, Tito menilai dampak ekonomi yang dihasilkan jauh lebih besar dibandingkan angka transaksi yang tercatat.
Menurutnya, pelaksanaan event nasional mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi secara simultan.
"Transportasi udara bergerak, transportasi lokal meningkat, hotel penuh, restoran ramai, jasa rental kendaraan meningkat, hingga UMKM di luar stan pameran juga ikut merasakan manfaatnya," ujar Tito Karnavian.
Prosesi penutupan turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan Naoemi Octarina Sudirman, serta para ketua Dekranasda kabupaten dan kota dari seluruh Indonesia.
Usai seluruh rangkaian kegiatan berakhir, Ketua Dekranasda Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan HUT ke-46 Dekranas.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus PKK dan Dekranasda Bulukumba yang telah bekerja maksimal sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
"Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan HKG PKK dan HUT Dekranas telah selesai. Semuanya berjalan lancar, aman, dan penuh kebahagiaan. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus PKK dan Dekranasda yang telah bekerja maksimal sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan," ujarnya.
Andi Herfida menegaskan bahwa kekompakan seluruh tim menjadi faktor utama keberhasilan Bulukumba dalam menampilkan potensi daerah di tingkat nasional.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjaga nama baik Kabupaten Bulukumba, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi produk-produk UMKM lokal untuk dikenal pasar nasional bahkan internasional.
"Kerja sama yang luar biasa ini mampu menghadirkan hasil yang membanggakan. Kita berhasil menjaga nama baik Kabupaten Bulukumba dan memberikan kesan tersendiri bagi setiap tamu yang berkunjung ke booth Bulukumba. Insya Allah semangat dan kualitas ini akan terus kita jaga demi memajukan UMKM Kabupaten Bulukumba agar semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," tutupnya.
Keikutsertaan Bulukumba dalam HUT Dekranas 2026 kembali menunjukkan bahwa pembinaan UMKM yang berkelanjutan mampu meningkatkan daya saing produk lokal.
Apresiasi dari pimpinan Dekranas menjadi dorongan bagi para perajin dan pelaku usaha untuk terus berinovasi, memperluas pasar, serta memperkuat posisi produk unggulan Bulukumba di kancah nasional maupun global.***