daerah

525 Petugas Sensus Ekonomi Mulai Bergerak Di Bulukumba, Wabup Minta Data Obyektif

Senin, 22 Juni 2026 | 20:04 WIB
Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf secara simbolis melepas 525 petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 yang akan melakukan pendataan usaha di seluruh wilayah Kabupaten Bulukumba hingga akhir Agustus 2026.

Mediaraya.id - Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, secara simbolis melepas ratusan petugas lapangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 pada Senin, 22 Juni 2026.

Pelepasan dilakukan di sela Apel Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Bulukumba.

Prosesi pelepasan ditandai dengan pemasangan rompi petugas sensus dan pelepasan balon sebagai simbol dimulainya rangkaian pendataan ekonomi yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Sensus Ekonomi 2026 yang digelar secara nasional setiap sepuluh tahun sekali untuk memotret kondisi dan perkembangan aktivitas ekonomi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Andi Edy Manaf menegaskan bahwa Sensus Ekonomi memiliki peran strategis dalam menyediakan data yang akurat, valid, dan mutakhir sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Menurutnya, kualitas data yang dihasilkan sangat bergantung pada keterbukaan masyarakat dalam memberikan informasi yang sebenarnya kepada petugas sensus.

Karena itu, ia mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan data secara jujur dan objektif.

"Jangan sampai di atas kertas datanya baik, tapi kondisi di bawah atau di lapangan tidak baik-baik saja," ujar Edy Manaf.

Ia menambahkan, data yang akurat akan membantu pemerintah dalam merumuskan program pembangunan yang lebih tepat sasaran, termasuk dalam pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor unggulan daerah yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga berharap hasil sensus dapat menjadi referensi penting bagi penyusunan kebijakan yang mampu menjawab berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

"Dari sensus ini, kita juga berharap BPS memberikan referensi terkait kondisi atau permasalahan di masyarakat untuk pemerintah buatkan kebijakan," tambahnya.

Kepada para petugas lapangan, Edy Manaf berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, dan menjunjung tinggi etika kerja.

Ia juga meminta petugas mengedepankan pendekatan humanis saat berinteraksi dengan masyarakat maupun pelaku usaha selama proses pendataan berlangsung.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Bulukumba, Herbudiman Suandy, menjelaskan bahwa pelaksanaan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 telah dimulai sejak 15 Juni dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

"Khusus Bulukumba, ada 525 orang petugas sensus yang diturunkan dan akan bekerja hingga akhir Agustus," ungkap Herbudiman.

Pendataan dilakukan secara door-to-door dan mencakup seluruh unit usaha di Kabupaten Bulukumba, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga perusahaan berskala besar yang bergerak di berbagai sektor ekonomi.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap tersedianya basis data ekonomi yang komprehensif dan berkualitas.

Data tersebut diharapkan menjadi pijakan dalam merancang kebijakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing daerah, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.***

Tags

Terkini