daerah

Sekretariat DPRD Bulukumba Gelar Pelatihan Jurnalistik Dan Media Sosial

Jumat, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB
Sekretariat DPRD Kabupaten Bulukumba menggelar pelatihan jurnalistik dan publikasi informasi untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengelolaan komunikasi publik di era digital.

Mediaraya.id - Dalam upaya memperkuat kualitas komunikasi publik dan pengelolaan informasi kelembagaan, Sekretariat DPRD Bulukumba menggelar pelatihan jurnalistik dan publikasi informasi bagi pegawai sekretariat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPRD Bulukumba, Kamis, 18 Juni 2026.

Pelatihan ini menjadi bagian dari langkah strategis Sekretariat DPRD Kabupaten Bulukumba dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik, dokumentasi, serta publikasi informasi publik yang akurat, cepat, dan profesional di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris DPRD Kabupaten Bulukumba, Asnarti Said Culla, S.H., M.H., Ph.D., Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Andi Ayu Cahyani, Kasubag Humas dan Protokoler Kamaruddin, serta perwakilan staf dari seluruh bagian di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Bulukumba.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam penyusunan berita, pengelolaan informasi publik, dokumentasi kegiatan, hingga pemanfaatan berbagai platform media sebagai sarana penyebarluasan informasi kedewanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretariat DPRD menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman panjang di bidang media dan komunikasi publik.

Materi jurnalistik disampaikan oleh Pemimpin Redaksi Radar Selatan, Sunarti Sain, sementara sesi fotografi dan videografi dibawakan oleh fotografer dan videografer Radar Selatan, Mahendratul Ikhwan.

Sekretaris DPRD Kabupaten Bulukumba, Asnarti Said Culla, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas aparatur menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi tantangan komunikasi publik yang terus berkembang di era digital.

Menurutnya, aparatur pemerintah dituntut tidak hanya mampu menjalankan tugas administrasi dan pelayanan, tetapi juga harus memiliki kemampuan menyampaikan informasi yang benar, transparan, dan mudah dipahami masyarakat.

Pada sesi utama, Sunarti Sain memaparkan materi mengenai transformasi media internal lembaga di tengah perkembangan new media.

Ia menjelaskan bahwa media sosial kini telah menjadi instrumen penting dalam membangun komunikasi publik yang lebih luas, cepat, dan interaktif.

Dalam pemaparannya, Sunarti menekankan bahwa berbagai program dan kerja keras yang dilakukan sebuah lembaga tidak akan memberikan manfaat optimal apabila tidak diiringi dengan strategi penyebarluasan informasi yang tepat kepada masyarakat.

"Kerja yang baik harus diketahui publik. Informasi yang disampaikan secara benar dan terukur akan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kinerja lembaga," ujarnya.

Ia juga mendorong Sekretariat DPRD Bulukumba untuk terus beradaptasi dengan perkembangan platform digital, termasuk memperkuat eksistensi di media sosial seperti TikTok, menerapkan quality control pada setiap produk publikasi, serta membangun hubungan komunikasi yang lebih aktif dengan media massa dan wartawan.

Materi yang disampaikan turut membahas teknik penyusunan press release resmi, strategi visual storytelling melalui fotografi, pengelolaan konten digital lintas platform, hingga strategi media sosial berbasis pendekatan Educate, Empower, dan Engage.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya kesiapan menghadapi krisis komunikasi.

Dalam sesi tersebut dijelaskan bahwa kekosongan informasi dapat memicu spekulasi di tengah masyarakat sehingga diperlukan respons yang cepat, terukur, dan berbasis fakta guna menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.

Pelatihan kemudian dilanjutkan oleh Mahendratul Ikhwan yang memberikan materi teknis mengenai fotografi dan videografi untuk mendukung efektivitas penyampaian informasi kepada masyarakat.

Peserta diperkenalkan pada berbagai teknik dasar fotografi, mulai dari penempatan objek, komposisi visual, sudut pengambilan gambar, hingga cara menghasilkan foto yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga mampu menyampaikan pesan dan cerita secara utuh.

Menurut Mahen, dokumentasi visual yang baik merupakan bagian penting dari komunikasi publik karena mampu memperkuat pesan yang ingin disampaikan sebuah institusi kepada masyarakat.

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menggali lebih dalam berbagai tantangan dan praktik terbaik dalam pengelolaan informasi publik.

Melalui pelatihan ini, Sekretariat DPRD Kabupaten Bulukumba berharap seluruh peserta dapat meningkatkan kompetensi dalam bidang jurnalistik, publikasi, fotografi, dan videografi.

Dengan demikian, informasi mengenai kegiatan dan kinerja DPRD dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih efektif, informatif, transparan, dan profesional.

Peningkatan kapasitas aparatur di bidang komunikasi publik dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang terbuka serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif daerah.***

Tags

Terkini