daerah

115 Kantong Darah Terkumpul Di Bulukumba, Andi Utta Serukan ASN Rutin Donor Darah

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:30 WIB
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengajak ASN dan masyarakat menjadikan donor darah sebagai gerakan kemanusiaan yang dilakukan secara rutin saat peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Bulukumba.

Mediaraya.id - Momentum Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Kabupaten Bulukumba menjadi ajang memperkuat semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba, BAZNAS Kabupaten Bulukumba, dan DPC Wahdah Islamiyah Kecamatan Ujung Bulu menggelar aksi donor darah massal di Tribun Lapangan Pemuda Bulukumba, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan penyambutan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah tersebut berhasil menghimpun 115 kantong darah dari para pendonor sukarela yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti kuat sinergi lintas lembaga dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin.

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, yang juga menjabat Ketua PMI Kabupaten Bulukumba, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama yang dapat memberikan harapan hidup bagi banyak orang.

“Setiap tetes darah yang kita sumbangkan dapat menjadi harapan hidup bagi mereka yang sedang berjuang di rumah sakit, baik karena kecelakaan, menjalani operasi, maupun kondisi kesehatan lainnya. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Bulukumba untuk menjadikan donor darah sebagai gerakan bersama yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan,” ujarnya.

ASN Diminta Menjadi Teladan Gerakan Donor Darah

Dalam kesempatan tersebut, Andi Utta sapaan akrab Bupati Bulukumba secara khusus mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi pelopor dan teladan dalam gerakan donor darah sukarela.

Ia menegaskan bahwa ASN tidak hanya memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan publik yang optimal, tetapi juga harus hadir sebagai contoh dalam berbagai aksi kemanusiaan.

“ASN tidak hanya dituntut memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tetapi juga harus menjadi contoh dalam aksi-aksi kemanusiaan,” katanya.

Menurut Andi Utta, jika setiap ASN memiliki kesadaran untuk mendonorkan darah secara rutin, maka kebutuhan darah di Kabupaten Bulukumba akan lebih mudah terpenuhi dan masyarakat yang membutuhkan transfusi darah dapat tertangani dengan cepat.

Partisipasi Tinggi Masyarakat

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti kegiatan donor darah.

Meski demikian, tidak semua peserta dapat mendonorkan darahnya karena harus memenuhi persyaratan kesehatan yang ditetapkan.

Data panitia menunjukkan sebanyak 115 kantong darah berhasil terkumpul, sementara 65 peserta lainnya tidak memenuhi syarat medis untuk melakukan donor darah.

Salah seorang pendonor, Andi Ashadi, mengapresiasi konsistensi PMI Kabupaten Bulukumba bersama Pemerintah Daerah dan BAZNAS dalam menyelenggarakan kegiatan donor darah secara berkala.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan.

Komitmen Memperkuat Gerakan Kemanusiaan

PMI Kabupaten Bulukumba berharap kegiatan donor darah serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Semakin banyak pendonor darah sukarela yang berpartisipasi, semakin besar pula peluang terpenuhinya kebutuhan darah di berbagai fasilitas kesehatan.

Selain menjaga ketersediaan stok darah, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial dan budaya gotong royong di tengah masyarakat Bulukumba.***

Tags

Terkini