daerah

Usai Wisatawan Tewas Tenggelam, Apparalang Ditutup Dan Dipasangi Garis Polisi

Selasa, 9 Juni 2026 | 21:46 WIB
Petugas Polres Bulukumba memasang garis polisi di sejumlah titik kawasan wisata Apparalang yang ditutup sementara setelah insiden tenggelam yang menewaskan seorang wisatawan.

Mediaraya.id - Kawasan wisata Pantai Apparalang di Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, resmi ditutup sementara pasca insiden yang merenggut nyawa seorang wisatawan, Minggu (7/6/2026).

Penutupan dilakukan mulai Senin (8/6/2026) sebagai bagian dari langkah pengamanan dan proses penyelidikan yang tengah dilakukan aparat kepolisian terkait peristiwa tragis tersebut.

Pantauan di lokasi menunjukkan akses menuju kawasan wisata telah ditutup.

Sebuah papan pengumuman bertuliskan "Mohon Maaf, Wisata Apparalang Ditutup Sementara" terpasang di gerbang loket masuk sebagai informasi bagi masyarakat dan calon pengunjung.

Selain penutupan kawasan, petugas Satreskrim Polres Bulukumba juga melakukan sterilisasi lokasi dengan memasang garis polisi di sejumlah titik yang dianggap berkaitan dengan kejadian.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran Hamid, mengungkapkan bahwa pemasangan garis polisi dilakukan untuk mengamankan lokasi kejadian sekaligus mendukung proses penyelidikan yang sedang berjalan.

"Pemasangan garis polisi dilakukan di akses jalan masuk kawasan wisata Apparalang, tangga menuju lokasi jatuhnya korban, serta papan yang menjadi titik korban terjatuh ke laut," kata Andi Imran seperti diberitakan radarselatan, Selasa, 9 Juni 2026.

Ia menjelaskan, saat petugas melakukan pemasangan garis polisi, kawasan wisata Apparalang Bulukumba dalam kondisi sepi tanpa aktivitas pengunjung.

Pengelola wisata juga tidak berada di lokasi saat proses tersebut berlangsung.

"Saat dilakukan pemasangan garis polisi, tidak ada aktivitas wisatawan di kawasan Apparalang. Pihak pengelola juga tidak berada di lokasi," ujarnya.

Langkah penutupan sementara ini menjadi bagian dari upaya aparat untuk memastikan proses investigasi berjalan optimal sekaligus mencegah adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu pengumpulan keterangan dan barang bukti di lokasi kejadian.

Insiden yang terjadi di salah satu destinasi wisata populer Bulukumba tersebut telah memicu perhatian publik.

Sejumlah pihak mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan, pengelolaan, serta pengawasan di kawasan wisata yang dikenal dengan panorama tebing karang dan lautnya tersebut.

Hingga kini, Polres Bulukumba masih melakukan pendalaman guna mengungkap secara lengkap kronologi serta faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya peristiwa nahas tersebut.

Sementara itu, belum ada kepastian mengenai kapan kawasan wisata Apparalang akan kembali dibuka untuk umum.***

Tags

Terkini