daerah

Dr. Supriadi Soroti Standar Keselamatan Wisata Usai Insiden Di Pantai Apparalang Bulukumba

Minggu, 7 Juni 2026 | 21:42 WIB
Anggota DPRD Bulukumba Dr. Supriadi meminta seluruh pengelola destinasi wisata memperkuat standar keselamatan guna mencegah terulangnya insiden yang membahayakan pengunjung.

Mediaraya.id - Insiden yang menimpa seorang pengunjung di kawasan wisata Pantai Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba, mendapat perhatian dari Anggota DPRD Bulukumba, Dr. Supriadi, SP., M.Si.

Menurut Supriadi, keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan seluruh destinasi wisata, baik yang dikelola pemerintah, pihak swasta, maupun masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul insiden yang terjadi di Pantai Apparalang pada Minggu (7/6/2026), yang menyebabkan seorang perempuan dilaporkan terjatuh dan tersapu ombak.

Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban.

"Keselamatan pengunjung harus menjadi perhatian utama di setiap objek wisata, baik yang dikelola pemerintah, swasta, maupun masyarakat," kata Supriadi.

Ketua DPD PKS Bulukumba ini menegaskan bahwa setiap destinasi wisata perlu memiliki standar keselamatan yang memadai untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

Langkah tersebut meliputi pemasangan rambu-rambu peringatan di titik rawan, pengamanan area berisiko tinggi, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.

Menurutnya, objek wisata berbasis alam seperti pantai, kawasan tebing, dan perairan memiliki tingkat risiko tersendiri sehingga membutuhkan sistem mitigasi yang lebih baik.

"Standar keselamatan yang memadai perlu diterapkan, mulai dari rambu peringatan, pengamanan lokasi, hingga kesiapsiagaan dalam penanganan keadaan darurat," ujarnya.

Supriadi menilai sektor pariwisata merupakan salah satu potensi besar yang dimiliki Kabupaten Bulukumba.

Namun, pengembangan destinasi wisata harus berjalan beriringan dengan upaya perlindungan terhadap wisatawan agar kenyamanan dan keamanan pengunjung tetap terjaga.

Ia berharap seluruh pengelola destinasi wisata dapat melakukan evaluasi berkala terhadap aspek keselamatan, termasuk penyediaan informasi risiko bagi pengunjung sebelum memasuki area wisata.

"Dengan demikian, potensi wisata dapat berkembang tanpa mengabaikan keselamatan pengunjung," pungkasnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah perhatian publik terhadap insiden di Pantai Apparalang yang hingga kini masih dalam proses penanganan oleh tim gabungan di lapangan.***

Tags

Terkini