daerah

PAD Bulukumba Jadi Fokus, Wabup Kumpulkan OPD Bahas Sumber Pendapatan Daerah

Jumat, 5 Juni 2026 | 10:35 WIB
Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf memimpin forum Sharing Sessions yang membahas optimalisasi PAD Bulukumba, evaluasi kinerja OPD, serta strategi peningkatan pelayanan publik.

Mediaraya.id - Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bulukumba terus dipacu.

Selama dua hari, 3–4 Juni 2026, Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, mengumpulkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam forum Sharing Sessions untuk membedah potensi ekonomi daerah, mengevaluasi capaian kinerja, sekaligus mencari solusi atas berbagai hambatan pelayanan publik.

Forum yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati itu mempertemukan OPD pengelola PAD dan OPD pendukung guna merumuskan strategi percepatan pembangunan daerah.

Langkah ini dilakukan di tengah kebutuhan pemerintah daerah untuk memperkuat sumber pendapatan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Evaluasi Kinerja Dan Potensi PAD Bulukumba

Suasana diskusi berlangsung intens. Satu per satu kepala OPD memaparkan target, capaian hingga akhir Mei 2026, serta berbagai inovasi yang telah dijalankan di sektor masing-masing.

Beberapa OPD yang hadir antara lain Dinas Perhubungan, Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, hingga Satuan Polisi Pamong Praja.

Selain menyampaikan capaian, para kepala OPD juga mengungkap sejumlah tantangan yang masih dihadapi.

Mulai dari keterbatasan anggaran, kebutuhan dukungan kebijakan strategis, hingga perlunya sinergi lintas sektor untuk mempercepat pelaksanaan program.

Forum tersebut menjadi ruang terbuka bagi perangkat daerah untuk menyampaikan persoalan secara langsung kepada pimpinan daerah, sekaligus mencari jalan keluar yang realistis dan dapat segera dijalankan.

Pendapatan Daerah Harus Kembali Ke Masyarakat

Seluruh pemaparan OPD mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Edy Manaf.

Menurutnya, optimalisasi PAD Bulukumba tidak boleh semata-mata dipandang sebagai peningkatan angka pendapatan daerah.

Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang berhasil dihimpun pemerintah daerah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Optimalisasi pendapatan daerah jangan dilihat secara angka, tetapi bagaimana pendapatan tersebut kembali dalam bentuk pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Edy Manaf.

Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada target fiskal, tetapi juga dampak langsung yang dirasakan warga.

Menurut Edy, keberhasilan pemerintah daerah sejatinya diukur dari sejauh mana masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui pelayanan yang lebih cepat, infrastruktur yang memadai, maupun program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Kolaborasi Lintas OPD Jadi Kunci

Forum Sharing Sessions juga menghadirkan para Asisten Sekretariat Daerah dan Staf Ahli Bupati yang memberikan berbagai masukan terhadap capaian dan tantangan OPD.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daud Kahal bertindak sebagai koordinator sekaligus moderator jalannya diskusi.

Sementara itu, sejumlah pejabat strategis turut memberikan respons dan rekomendasi, termasuk Kepala Badan Pendapatan Daerah Muhammad Arfah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Sufardiman, Kabag Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Ahmad Natsir, Inspektorat Daerah yang diwakili Nuryanto Rauf, serta Kabid Bapperida Ahmad Rizaldi.

Berbagai alternatif solusi dibahas secara komprehensif, mulai dari dukungan penganggaran, distribusi sumber daya, hingga sinkronisasi kebijakan antarlembaga.

Pendekatan kolaboratif ini dinilai penting karena peningkatan PAD Bulukumba tidak dapat dilakukan oleh satu OPD saja.

Diperlukan koordinasi yang kuat agar setiap sektor mampu berkontribusi sesuai potensi yang dimiliki.

Forum Akan Berlanjut Ke OPD Lain

Pemerintah Kabupaten Bulukumba memastikan forum serupa akan terus dilaksanakan dengan melibatkan perangkat daerah lainnya.

Beberapa OPD yang dijadwalkan mengikuti sesi berikutnya antara lain Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Perikanan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

Langkah tersebut dilakukan agar pemerintah daerah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi aktual, kebutuhan, dan peluang pengembangan di seluruh perangkat daerah.

Edy Manaf optimistis forum ini akan memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pencapaian target pembangunan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya pengambilan keputusan yang cepat dan tepat agar berbagai persoalan yang telah teridentifikasi dapat segera ditindaklanjuti tanpa harus menunggu siklus anggaran tahun berikutnya.

Menuju Tata Kelola Yang Lebih Responsif

Forum Sharing Sessions menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kabupaten Bulukumba tengah mendorong model tata kelola yang lebih responsif dan berbasis kolaborasi.

Tidak hanya mengejar peningkatan PAD Bulukumba, pemerintah juga berupaya memastikan setiap kebijakan yang diambil memiliki dampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik.

Hasil pembahasan dan rekomendasi yang lahir dari forum ini akan menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan strategis daerah ke depan.

Jika implementasinya berjalan efektif, langkah tersebut berpotensi mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.***

Tags

Terkini