daerah

Lift PJT RSUD Bulukumba Sempat Bermasalah, Manajemen Siapkan Akses Penghubung Antar Gedung

Kamis, 4 Juni 2026 | 18:51 WIB
RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba

Mediaraya.id - Gangguan lift yang sempat terjadi di Pusat Jantung Terpadu (PJT) RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba menjadi perhatian manajemen rumah sakit.

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, pihak rumah sakit mengungkap dugaan penyebab gangguan berasal dari pasir yang menghambat pergerakan pintu lift serta adanya masalah pada sistem grounding kabel.

Insiden tersebut langsung ditindaklanjuti oleh teknisi untuk memastikan pelayanan kepada pasien dan tenaga kesehatan tetap berjalan normal.

Perbaikan pun telah dilakukan dan saat ini fasilitas lift kembali beroperasi sebagaimana mestinya.

Penyebab Gangguan Lift Terungkap

Direktur RSUD Sultan Daeng Radja menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan teknis menunjukkan adanya material pasir yang masuk ke area pintu lift sehingga menghambat sistem kerja otomatisnya.

Selain itu, ditemukan pula gangguan pada sistem grounding kabel yang berpotensi memengaruhi kinerja perangkat elektronik lift.

“Gangguan tersebut diduga disebabkan oleh pasir yang menghambat pintu lift serta adanya masalah pada sistem grounding kabel,” jelas Direktur RSUD Sultan Daeng Radja, dr. H. Rizal Ridwan Dappi, Sp.OG(K), M.Kes saat RDP di Komisi IV DPRD Bulukumba beberapa waktu lalu.

Temuan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi manajemen rumah sakit dalam menjaga keandalan sarana pendukung pelayanan kesehatan.

Teknisi Lakukan Perbaikan

Tak menunggu lama, pihak teknisi segera melakukan perbaikan terhadap komponen yang bermasalah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna sekaligus mencegah gangguan serupa terulang.

Manajemen rumah sakit menyebutkan bahwa seluruh perbaikan telah diselesaikan.

Petugas Dibekali Penanganan Keadaan Darurat

Tidak hanya fokus pada perbaikan teknis, manajemen RSUD Sultan Daeng Radja juga akan memperkuat kesiapsiagaan sumber daya manusia.

Sejumlah petugas, termasuk petugas keamanan akan mendapatkan pembimbingan terkait prosedur penanganan gangguan lift dan langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi keadaan darurat.

Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan respons cepat ketika muncul situasi yang membutuhkan tindakan segera.

Dengan demikian, keselamatan pasien dan pengunjung tetap menjadi prioritas utama.

Pendekatan tersebut juga menunjukkan bahwa pelayanan rumah sakit tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan personel yang berada di garis depan pelayanan.

Rumah Sakit Siapkan Akses Penghubung Antar Gedung

Sebagai langkah jangka panjang, RSUD Sultan Daeng Radja merencanakan pembangunan akses penghubung antara Gedung PJT dan Gedung C1.

Rencana ini bertujuan mempermudah mobilitas pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan, serta distribusi layanan antar unit di lingkungan rumah sakit.

Keberadaan akses penghubung tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif mobilitas yang lebih aman dan efisien, terutama ketika terjadi kepadatan atau gangguan pada fasilitas tertentu.

Sementara itu, Konsultan Perencana menjelaskan bahwa fasilitas ramp sebenarnya telah masuk dalam desain awal pembangunan rumah sakit.

Namun, realisasinya harus mempertimbangkan kemampuan anggaran tanpa mengabaikan kebutuhan prioritas pelayanan kesehatan yang lebih mendesak.

Pembangunan akses penghubung antar gedung dan penguatan sistem keselamatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta kenyamanan masyarakat yang mengakses layanan kesehatan di RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba.***

Tags

Terkini