daerah

Pemkab Bulukumba Perkuat Posyandu Era Baru, Layani 8 Bidang Sekaligus

Selasa, 2 Juni 2026 | 18:37 WIB
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf saat membuka Bimtek Posyandu Era Baru di Gedung Pinisi.

Mediaraya.id - Transformasi Posyandu Era Baru di Kabupaten Bulukumba terus dipercepat.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kader Pembangunan Manusia (KPM) se-Kabupaten Bulukumba di Gedung Pinisi, Selasa (2/6/2026), sebagai langkah memperkuat peran Posyandu sebagai pusat layanan masyarakat yang terintegrasi.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan menyentuh kebutuhan warga hingga tingkat desa dan kelurahan.

Posyandu Era Baru Tak Lagi Sekedar Layanan Kesehatan

Di hadapan ratusan peserta bimtek, Bupati yang akrab disapa Andi Utta menegaskan bahwa Posyandu Era Baru merupakan inovasi pelayanan masyarakat yang mengalami perubahan signifikan dibanding konsep Posyandu sebelumnya.

Jika selama ini Posyandu identik dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak, kini fungsinya diperluas menjadi pusat layanan terpadu yang menjangkau berbagai kebutuhan masyarakat.

Menurut Andi Utta, secara nasional Posyandu Era Baru mengakomodasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Namun Pemerintah Kabupaten Bulukumba mengambil langkah lebih maju dengan menambahkan dua bidang layanan baru.

Dua layanan tambahan tersebut mencakup administrasi kependudukan melalui Dukcapil serta layanan pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak.

Dengan penambahan tersebut, Posyandu Era Baru di Bulukumba kini melayani delapan bidang sekaligus.

“Kita berharap Posyandu Era Baru menjadi garda terdepan dalam penanganan berbagai persoalan masyarakat, mulai dari kesehatan, bantuan sosial, BPJS hingga urusan administrasi kependudukan,” ujar Andi Utta.

Kolaborasi PKK Dan IKWAN Awasi 605 Posyandu

Penguatan Posyandu Era Baru tidak hanya dilakukan melalui pelatihan kader.

Pemerintah daerah juga melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk memastikan program berjalan efektif.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, menegaskan bahwa Posyandu kini menjadi ruang edukasi, pembinaan, sekaligus pemberdayaan masyarakat yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup warga.

Pada kesempatan itu turut hadir Ketua IKWAN (Ikatan Istri Anggota Dewan) Kabupaten Bulukumba, Narda Syahrianti, bersama jajaran pengurus.

Andi Herfida mengungkapkan bahwa TP PKK Bulukumba akan berkolaborasi dengan IKWAN untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap 605 Posyandu yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bulukumba.

Melalui pola pendampingan tersebut, setiap pengurus IKWAN akan melakukan pemantauan berdasarkan daerah pemilihan (dapil) anggota DPRD yang menjadi wilayah binaannya.

“Melalui keterlibatan IKWAN, kita ingin memastikan Posyandu berjalan aktif dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Selain melakukan pemantauan, pengurus IKWAN juga dapat menyerap secara langsung berbagai aspirasi, keluhan dan permasalahan masyarakat yang disampaikan melalui Posyandu,” ujar Andi Herfida.

Menjadi Titik Temu Pemerintah Dan Masyarakat

Bagi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan, Posyandu sering kali menjadi ruang paling dekat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan sehari-hari.

Karena itu, Andi Herfida menilai Posyandu memiliki posisi strategis sebagai titik temu antara pemerintah dan masyarakat.

Berbagai persoalan yang muncul di lapangan dapat terdeteksi lebih awal sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Mulai dari persoalan kesehatan keluarga, bantuan sosial, kepesertaan BPJS, administrasi kependudukan hingga perlindungan perempuan dan anak, seluruhnya diharapkan dapat diidentifikasi melalui layanan Posyandu Era Baru.

Pendekatan ini juga dinilai mampu memperkuat sistem pelayanan dasar berbasis komunitas yang selama ini menjadi ujung tombak pembangunan di tingkat akar rumput.

Bimtek Jadi Langkah Awal Penguatan Layanan Dasar

Bimtek Posyandu Era Baru diikuti oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM), kader Posyandu, kader PKK, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelayanan dasar masyarakat.

Melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia tersebut, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap Posyandu Era Baru tidak hanya menjadi tempat pelayanan rutin, tetapi juga pusat informasi, edukasi, dan solusi berbagai persoalan warga.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, PKK, IKWAN, kader Posyandu, dan masyarakat diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih aktif, inovatif, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Bulukumba.***

Tags

Terkini