daerah

Suasana Rutan Polres Bulukumba Mendadak Cair, Tahanan Diajak Curhat

Kamis, 21 Mei 2026 | 19:59 WIB
Suasana pembinaan mental psikologi di Rutan Mapolres Bulukumba, Kamis (21/5/2026). Tim Konselor Psikologi Polres Bulukumba memberikan motivasi dan penguatan mental kepada para tahanan melalui pendekatan humanis dan komunikasi santai.

Mediaraya.id - Suasana Rumah Tahanan Mapolres Bulukumba, Kamis pagi, 21 Mei 2026, tampak berbeda.

Di balik ruang tahanan yang biasanya sunyi dan tegang, terdengar tawa kecil para tahanan saat Tim Konselor Psikologi Polres Bulukumba memulai sesi pembinaan mental dan psikologi.

Kegiatan pembinaan mental tahanan Polres Bulukumba itu dipimpin Kabag SDM Polres Bulukumba, Syamsul Bahri, didampingi Kasat Tahti Polres Bulukumba, Muhammad Jusri.

Seluruh tahanan Polres Bulukumba mengikuti kegiatan yang berlangsung di Rutan Mapolres Bulukumba tersebut.

Melalui pendekatan humanis, para konselor berupaya memberikan dukungan psikologis agar para tahanan mampu menghadapi proses hukum dengan kondisi mental yang lebih stabil.

Pendekatan Humanis Untuk Tekan Tingkat Stres

Dalam sesi konseling itu, Kompol Syamsul Bahri memberikan motivasi serta penguatan mental kepada para tahanan.

Ia menilai tekanan psikologis selama menjalani masa penahanan kerap memicu stres, kecemasan, hingga rasa putus asa.

Karena itu, suasana konseling sengaja dibuat santai.

Konselor berkomunikasi secara hangat dan sesekali menyisipkan humor agar para tahanan merasa lebih nyaman dan terbuka.

Pendekatan tersebut membuat suasana rutan yang biasanya kaku berubah lebih cair.

Sejumlah tahanan tampak aktif mendengarkan arahan, bahkan merespons candaan yang diberikan konselor.

“Kami berharap para tahanan tetap menjaga kesehatan mental, memperbaiki diri, serta menjadikan masa pembinaan ini sebagai momentum untuk introspeksi dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Polres Bulukumba akan terus memberikan pembinaan secara humanis kepada seluruh tahanan,” ujar Kompol Syamsul Bahri.

Dorong Introspeksi Dan Penguatan Iman

Selain memberikan motivasi, Tim Konselor Psikologi Polres Bulukumba juga mengingatkan para tahanan agar menerima proses hukum yang sedang berjalan dengan bijak.

Para tahanan diajak memahami bahwa setiap persoalan memiliki jalan keluar sepanjang dihadapi dengan sikap terbuka dan kemauan untuk berubah.

Konselor juga mengimbau mereka tetap menjaga nama baik keluarga serta memperkuat keimanan selama menjalani masa penahanan.

Pesan tersebut disampaikan bukan sekadar formalitas pembinaan.

Di dalam rutan, tekanan mental sering kali muncul akibat rasa bersalah, kerinduan terhadap keluarga, hingga ketidakpastian terhadap masa depan.

Karena itu, pembinaan mental psikologi dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga stabilitas emosional para tahanan sekaligus menciptakan situasi rutan yang aman dan kondusif.

Tahanan Diminta Aktif Sampaikan Keluhan

Menjelang akhir kegiatan, konselor meminta para tahanan tidak memendam persoalan yang dialami selama berada di dalam rutan.

Jika menghadapi kendala, para tahanan diminta segera berkoordinasi dengan petugas jaga maupun penyidik yang menangani perkara masing-masing agar masalah dapat segera ditangani dengan baik.

Langkah itu menjadi bagian dari pendekatan pelayanan humanis yang kini terus diperkuat Polres Bulukumba, tidak hanya dalam penegakan hukum tetapi juga dalam pembinaan terhadap para tahanan.

Pembinaan mental tahanan Polres Bulukumba ini sekaligus menunjukkan bahwa proses hukum tidak semata berorientasi pada penahanan, tetapi juga memberi ruang pembinaan agar para tahanan memiliki kesempatan memperbaiki diri.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala untuk membantu menjaga kesehatan mental para tahanan sekaligus memperkuat pendekatan kemanusiaan di lingkungan rutan.***

Tags

Terkini