daerah

Kampung Anyaman Lontar Tritiro Puncaki Voting API Awards 2026

Senin, 18 Mei 2026 | 11:49 WIB
Kampung Anyaman Lontar Tritiro Bulukumba memimpin sementara voting API Awards 2026 kategori Destinasi Belanja.

Mediaraya.id - Suara dukungan terus mengalir untuk Kampung Anyaman Lontar Tritiro, Kabupaten Bulukumba.

Di tengah persaingan ketat destinasi wisata belanja dari berbagai daerah di Indonesia, kampung pengrajin berbahan daun lontar itu untuk sementara berhasil menempati posisi tertinggi dalam voting publik Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards 2026 kategori Destinasi Belanja.

Berdasarkan dashboard live voting yang diperbarui pada 15 Mei 2026, Kampung Anyaman Lontar Tritiro unggul dengan raihan 36,36 persen suara.

Voting nasional tersebut telah berlangsung sejak 1 Mei 2026 dan masih terus berjalan.

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bulukumba.

Bukan hanya karena unggul dalam ajang nasional, tetapi juga karena kerajinan anyaman lontar yang selama ini tumbuh dari tangan-tangan pengrajin desa kini mendapat perhatian luas di tingkat nasional.

Kerajinan Lontar Yang Menjadi Identitas Bulukumba

Di Desa Tritiro, Kecamatan Bontotiro, anyaman lontar bukan sekadar produk kerajinan.

Aktivitas itu telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak puluhan tahun lalu.

Dari halaman rumah sederhana hingga sentra UMKM, para pengrajin dengan telaten merangkai daun lontar menjadi tas, wadah, hingga berbagai produk fesyen bernilai ekonomi tinggi.

Kampung Anyaman Lontar Tritiro selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Bulukumba.

Wisatawan tidak hanya datang untuk membeli produk, tetapi juga melihat langsung proses pembuatan anyaman tradisional yang masih dikerjakan secara manual.

Nuansa khas itulah yang dinilai menjadi daya tarik kuat dalam ajang API Awards 2026.

Di tengah maraknya produk modern, kerajinan berbasis budaya lokal justru menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, menyampaikan rasa syukur atas dukungan besar masyarakat terhadap Kampung Anyaman Lontar Tritiro.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh masyarakat Bulukumba, diaspora, komunitas, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan dan vote untuk Kampung Anyaman Lontar Tritiro,” ujar Andi Herfida Muchtar.

Dukungan Publik Dorong UMKM Lokal Tumbuh

Keunggulan sementara dalam voting API Awards 2026 dinilai menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM lokal di Bulukumba.

Dukungan publik yang besar menunjukkan bahwa produk kerajinan daerah memiliki peluang bersaing di pasar nasional.

Selain mengangkat nama daerah, eksistensi Kampung Anyaman Lontar Tritiro juga berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat.

Banyak pengrajin yang menggantungkan penghasilan dari penjualan produk anyaman, baik untuk pasar lokal maupun luar daerah.

Andi Herfida mengatakan, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa produk kerajinan lokal Bulukumba memiliki daya tarik kuat dan potensi besar untuk dikenal lebih luas.

Menurutnya, Kampung Anyaman Lontar Tritiro bukan hanya pusat kerajinan, melainkan representasi identitas budaya masyarakat Bulukumba yang harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman.

“Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga. Mari kita terus dukung dan promosikan produk lokal serta destinasi wisata budaya Bulukumba agar semakin dikenal luas,” tambahnya.

Pemerintah Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Dekranasda terus melakukan pendampingan terhadap pelaku ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pendampingan tidak hanya dilakukan dalam bentuk promosi, tetapi juga penguatan kualitas produk, pemasaran digital, hingga pengembangan destinasi wisata berbasis budaya.

Kampung Anyaman Lontar Tritiro dinilai memiliki potensi besar menjadi ikon wisata belanja Sulawesi Selatan.

Dukungan masyarakat melalui voting API Awards 2026 pun diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi produk anyaman Bulukumba menembus pasar nasional bahkan internasional.

Jika tren dukungan terus bertahan hingga akhir voting, Bulukumba berpeluang membawa pulang penghargaan bergengsi di sektor pariwisata nasional.

Lebih dari sekadar prestasi, kemenangan itu akan menjadi simbol bahwa budaya lokal tetap mampu bertahan dan berkembang di era modern.***

Tags

Terkini