Mediaraya.id - Operasi cipta kondisi yang digelar tim gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP di Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sabtu malam, 9 Mei 2026, mendadak menyita perhatian warga.
Dalam penyisiran sejumlah rumah kos dan penginapan, petugas menemukan dua pasangan muda-mudi berada di dalam kamar kos.
Salah satunya diketahui masih berstatus anak di bawah umur.
Suasana malam di sejumlah lorong kawasan Kota Bulukumba berubah tegang ketika aparat gabungan mulai mendatangi rumah kos yang dianggap rawan gangguan ketertiban masyarakat.
Satu per satu kamar diperiksa. Beberapa penghuni tampak panik saat petugas mengetuk pintu kamar mereka.
Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya aparat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di wilayah Kecamatan Ujung Bulu yang belakangan menjadi perhatian aparat.
Operasi Gabungan Sasar Titik Rawan Di Bulukumba
Kasatpol PP Bulukumba, Andi Ashadi, membenarkan adanya pengamanan pasangan muda-mudi dalam operasi malam itu.
Operasi dilakukan bersama personel TNI dan Polri dengan menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan.
“Tadi malam kita gelar bersama tim gabungan TNI dan Polri,” ujar Andi Gatot, sapaan akrabnya.
Menurutnya, operasi cipta kondisi di Bulukumba bukan hanya menyasar rumah kos, tetapi juga lokasi yang diduga rawan peredaran minuman keras, narkoba, hingga potensi tindak kriminal lainnya.
Petugas tampak melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di area kos-kosan.
Beberapa penghuni diminta menunjukkan identitas diri, sementara pasangan yang ditemukan di dalam kamar langsung didata.
Pasangan Di Bawah Umur Jadi Sorotan
Dari hasil razia kos di Bulukumba tersebut, aparat menemukan dua pasangan muda-mudi berada dalam kamar kos.
Namun yang menjadi perhatian serius aparat adalah salah satu pasangan diketahui masih berstatus di bawah umur.
Temuan itu langsung memicu tindakan pembinaan lebih lanjut.
Pasangan muda yang diamankan kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Bulukumba untuk menjalani pendataan dan membuat surat pernyataan.
Sementara pasangan yang melibatkan anak di bawah umur turut mendapat penanganan khusus dengan melibatkan pihak keluarga.
Langkah itu dilakukan untuk mencegah dampak sosial yang lebih luas sekaligus memberikan edukasi kepada keluarga agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama pada malam hari.
Suasana Razia Malam Di Rumah Kos
Razia malam tersebut berlangsung hingga larut malam.
Aparat gabungan menyusuri lorong-lorong sempit dan kompleks rumah kos di kawasan Kota Bulukumba.
“Operasi ini bagian dari upaya pencegahan gangguan kamtibmas dan menjaga situasi tetap kondusif,” kata Andi Gatot.
Upaya Menjaga Ketertiban dan Kondusivitas
Operasi cipta kondisi seperti ini disebut akan terus dilakukan secara berkala di wilayah Bulukumba, khususnya di titik-titik yang dianggap rawan pelanggaran ketertiban umum.
Pemerintah daerah bersama aparat keamanan berharap langkah preventif tersebut mampu menekan potensi gangguan sosial, termasuk pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga tindak kriminal lainnya.
Selain penindakan, pendekatan pembinaan juga menjadi fokus utama aparat, terutama ketika kasus melibatkan remaja dan anak di bawah umur.
Di sisi lain, razia rumah kos ini kembali memunculkan diskusi di tengah masyarakat terkait pengawasan lingkungan dan peran pemilik kos dalam memastikan identitas serta aktivitas penghuni tetap sesuai aturan.
Ke depan, operasi gabungan di Bulukumba diperkirakan akan diperluas ke sejumlah kawasan lain guna menjaga situasi keamanan tetap stabil dan kondusif.***