daerah

Andi Utta Lantik 55 Anggota BPD Dari 11 Desa Di Bulukumba

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:44 WIB
Bupati Bulukumba Andi Utta melantik 55 anggota BPD dari 11 desa, 7 Mei 2026.

Mediaraya.id - Bulukumba kembali menegaskan komitmennya membangun desa dari akar pemerintahan paling bawah.

Sebanyak 55 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 11 desa resmi dilantik oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Kamis, 7 Mei 2026.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat. Di hadapan para camat, kepala desa, keluarga, dan masyarakat yang hadir, para anggota BPD mengucapkan sumpah jabatan sebagai tanda dimulainya tanggung jawab baru dalam mengawal pemerintahan desa.

Bupati yang akrab disapa Andi Utta itu langsung menegaskan bahwa jabatan anggota BPD bukan sekadar posisi formal dalam struktur desa.

Menurutnya, tugas tersebut merupakan amanah besar yang menyangkut masa depan masyarakat desa.

“Amanah yang saudara emban hari ini bukanlah amanah yang ringan, melainkan sebuah tanggung jawab besar untuk menjadi bagian penting dalam pembangunan desa dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Andi Utta.

BPD Jadi Pilar Pengawasan Dan Aspirasi Desa

Dalam sambutannya, Andi Utta menyoroti posisi strategis BPD dalam sistem pemerintahan desa.

Ia menyebut BPD bukan hanya pelengkap administrasi, tetapi mitra utama kepala desa dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang demokratis dan transparan.

Menurutnya, keberadaan BPD harus mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat.

Di tengah dinamika pembangunan desa yang semakin kompleks, anggota BPD dituntut aktif mendengar keluhan warga sekaligus memastikan kebijakan desa berpihak kepada kepentingan rakyat.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap fungsi utama BPD, mulai dari legislasi desa, pengawasan pemerintahan, hingga menyalurkan aspirasi masyarakat.

“Jalankan amanah ini dengan penuh integritas, kejujuran, dan tanggung jawab,” tegasnya.

Pelantikan anggota BPD ini dinilai menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam memperkuat pembangunan berbasis desa.

Apalagi, desa saat ini menjadi ujung tombak pelayanan publik sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Andi Utta Minta BPD Dan Kepala Desa Harmonis

Di tengah berbagai tantangan pembangunan desa, Andi Utta secara khusus mengingatkan pentingnya hubungan harmonis antara BPD dan kepala desa.

Ia menilai perbedaan pandangan dalam pemerintahan merupakan hal yang wajar.

Namun, perbedaan tersebut tidak boleh berkembang menjadi konflik berkepanjangan yang justru menghambat pelayanan masyarakat.

“BPD dan kepala desa harus berjalan beriringan, saling mendukung, dan membangun komunikasi yang sehat demi kepentingan masyarakat desa,” katanya.

Pesan itu disampaikan bukan tanpa alasan.

Dalam praktik pemerintahan desa, hubungan antara BPD dan pemerintah desa sering menjadi penentu stabil atau tidaknya jalannya pembangunan.

Ketika komunikasi berjalan baik, program pembangunan cenderung lebih cepat terealisasi dan mendapat dukungan masyarakat.

Suasana pelantikan juga memperlihatkan harapan besar masyarakat terhadap anggota BPD yang baru.

Sejumlah keluarga tampak hadir menyaksikan langsung prosesi pelantikan, menandai besarnya ekspektasi terhadap peran mereka di desa masing-masing.

Desa Didorong Jadi Pusat Ekonomi Dan Inovasi

Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus menempatkan pembangunan desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah desa, BPD, lembaga kemasyarakatan, dan warga menjadi hal yang mutlak.

Andi Utta berharap desa-desa di Bulukumba dapat berkembang menjadi desa mandiri, maju, dan sejahtera.

Ia bahkan mengajak seluruh pihak menjadikan desa sebagai pusat pelayanan publik yang baik sekaligus ruang lahirnya inovasi pembangunan.

Selain itu, ia meminta anggota BPD menjaga kepercayaan masyarakat dengan menghadirkan keteladanan dalam sikap dan tindakan sehari-hari.

“Jadilah pengayom masyarakat dan mitra kerja yang konstruktif bagi pemerintah desa,” pesannya.

Adapun 11 desa yang anggota BPD-nya resmi dilantik yakni Desa Taccorong, Lamanda, Baruga Riattang, Sipaenre, Kahayya, Somba Palio, Sopa, Paccarammengang, Bontobangun, Pangalloang, dan Topanda.

Pelantikan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya babak baru penguatan pemerintahan desa di Bulukumba.

Dengan kolaborasi yang sehat antara BPD dan pemerintah desa, harapan menuju desa yang lebih mandiri dan sejahtera kini berada di pundak para wakil masyarakat desa tersebut.***

Tags

Terkini