nasional

Kemenkes Bangun RS di Manggarai untuk Korban Gempa NTT, Kapasitas Ditargetkan 100 Tempat Tidur

Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:02 WIB
RS lapangan dibangun Kemenkes di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, NTT, untuk mendukung pelayanan medis bagi korban gempa. (Threads/lintaskanal)

MEDIARAYA.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bergerak cepat membangun rumah sakit (RS) lapangan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Fasilitas kesehatan darurat tersebut disiapkan setelah struktur RSUD Ruteng mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Pembangunan RS lapangan difokuskan untuk memastikan korban gempa, khususnya pasien dengan cedera patah tulang, tetap memperoleh penanganan medis yang aman.

Baca Juga: Viral! Pria Tanpa Busana Serang Pemotor di Lenteng Agung, Dua Pengendara Jadi Korban

Salah satu fasilitas utama yang disiapkan adalah ruang operasi khusus yang dibuat terisolasi dan memenuhi kebutuhan sterilitas untuk menekan risiko infeksi pascaoperasi.

Ruang pembedahan tersebut dilengkapi meja operasi, lampu khusus pembedahan, serta area sterilisasi peralatan medis.

Konsep RS lapangan seperti ini sebelumnya telah digunakan dalam penanganan kondisi medis darurat akibat bencana di sejumlah daerah, termasuk Sumedang dan Aceh.

Baca Juga: Komisi II DPRD Bulukumba Lanjutkan Pembahasan PPAS APBD 2027

Lima Tenda Disiapkan, Kapasitas Awal 60 Tempat Tidur

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, hingga Rabu, 19 Agustus 2026, sebanyak lima tenda telah didirikan di lokasi RS lapangan.

Empat tenda diperuntukkan bagi pasien dengan kapasitas masing-masing sekitar 20 orang, sementara satu tenda lainnya difungsikan sebagai ruang operasi.

Baca Juga: Polwan Bentangkan Spanduk “Kami Siap Melayani”, Mahasiswa BEM UI Malah Roasting: “Udah Siap Belum?”

“Di sini sudah kita pasang lima tenda, empat untuk pasien, masing-masing bisa menampung 20 pasien, kemudian satu khusus untuk ruang operasi karena ruangnya steril dan bisa dibuat terisolasi. Kita harapkan besok sudah mulai beroperasi,” ujar Budi dalam keterangan resminya, Rabu (19/8/2026).

Selain tenda pasien dan ruang operasi, fasilitas tersebut juga dilengkapi tenda Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta sejumlah tenda rawat inap.

Halaman:

Tags

Terkini