nasional

BEM UI Klaim 24 Sopir Kopaja Diintimidasi Jelang Demo di Bundaran HI

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:12 WIB
Massa mahasiswa BEM UI saat aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI Jakarta (Instagram/jakartainfoterkini.id)

MEDIARAYA.ID - Video yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi tegang menjelang aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).

Dalam rekaman tersebut, aparat kepolisian tampak menghadang sebuah kendaraan yang diduga hendak digunakan untuk mengangkut massa aksi BEM UI menuju Bundaran HI.

Situasi kemudian disebut memanas dan terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dengan aparat.

Baca Juga: Maut di Tol Batang-Semarang Dini Hari: Ambulans Terlibat Kecelakaan Beruntun, 3 Penumpang Meninggal

Namun, konteks lengkap mengenai insiden dalam video tersebut belum dapat dipastikan hanya berdasarkan rekaman yang beredar di media sosial.

BEM UI sebelumnya memang menggelar aksi bertajuk “Merebut Kemerdekaan” sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Aksi tersebut membawa sejumlah kritik terhadap kondisi ekonomi, kebijakan pemerintah, hingga penanganan bencana.

Baca Juga: Sopir Alphard Rusak Motor Ojol Pakai Batu di Bintaro, Polisi Turun Tangan

BEM UI Klaim 24 Sopir Kopaja Mendapat Intimidasi

Koordinator Lapangan Aksi Merebut Kemerdekaan, Hafidz Haernanda, menyoroti persoalan tersebut ketika berorasi di lapangan kampus FISIP UI, Depok, pada Selasa (18/8/2026).

Hafidz mengklaim sebanyak 24 sopir Kopaja yang sebelumnya dipesan untuk mengangkut massa aksi tiba-tiba membatalkan pesanan.

Baca Juga: 42 Mahasiswa STAI Al Bayan Makassar Jalani Munaqasyah, Kopertais: Layak Beralih Jadi Institut

Menurut dia, pembatalan tersebut terjadi setelah para sopir menerima telepon dari pihak tertentu.

“Mereka (para sopir) itu disuruh membuat seribu alasan agar tidak bisa menjemput kami. Dan ini tidak hanya di BEM UI kawan-kawan.”

Halaman:

Tags

Terkini